Aniaya dan Ancam Ibu Kandung dengan Gergaji, Aksi Pemuda di Makassar Berakhir di Jeruji Besi
Peristiwa itu pun langsung dilaporkan oleh saudara FR ke pihak kepolisian.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA- Aksi tidak terpuji seorang pemuda di Makassar berinisial FR (30) berakhir di jeruji besi usai diamankan polisi atas perbuatannya yang tega menganiaya ibu kandung sendiri, bahkan hendak membakarnya hidup-hidup.
Kapolsek Rappocini Kompol Muhammad Yusuf mengungkapkan, penganiayaan yang dilakukan FR terhadap ibu kandungnya sendiri berinisial NS (62) didasari karena FR sudah dalam pengaruh minuman keras (Miras).
Peristiwa itu sendiri pun terjadi di kediaman FR yang terletak di Jalan Rappocini, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, pada Kamis (21/3/2024) dini hari.
"Menurut keterangan pelapor pada saat itu korban sementara tidur tiba-tiba pelaku datang mengetuk pintu dalam keadaan mabuk," jelas Muhammad Yusuf dalam, Kamis siang.
Saat korban membuka pintu, FR malah mengamuk dan menganiaya ibunya sendiri dengan memelintir tangan, mendorong dada perempuan yang melahirkannya itu hingga harus dilarikan ke rumah sakit (RS).
"Saat dibukakan pintu rumah, pelaku langsung mengamuk dan memelintir tangan korban, mendorong dada korban, mencekik kemudian pelaku mengambil gergaji lalu menjambak rambut," ungkapnya.
Tidak sampai disitu, FR kata Muhammad bahkan mengancam ibunya akan membakar hidup-hidup dan menodongkan gergaji ke leher korban. "Korban diancam menggunakan gergaji dan (pelaku) berkata akan membakar rumah dan membakar korban," ucapnya.
Peristiwa itu pun langsung dilaporkan oleh saudara FR ke pihak kepolisian. Mendapatkan laporan, FR pun diamankan polisi saat bersembunyi di atas plafon rumah.
"Dilaporkan oleh saudaranya, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di atas plafon rumah namun berhasil kita amankan," bebernya.
Muhammad Yusuf menjelaskan, penganiayaan dipicu saat pelaku FR pulang usai pesta miras dan bertengkar dengan kakaknya berinisial AN.
Disaat itu, korban hendak melerai pertengkaran antara FR dan AN. Namun, FR yang sudah dalam pengaruh miras malah turut menganiaya korban.
"Kita amankan satu buah gergaji yang digunakan pelaku mengancam korban, saat ini korban sementara dirawat di rumah sakit (RS)," tandasnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
