Muh. Syakir : Kamis, 14 Maret 2024 11:00
Fredy Pratama (int)

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Bareskrim Polri mendeteksi keberadaan gembong narkoba Fredy Pratama masih di wilayah Thailand. Fredy disebut tinggal berpindah-pindah dan kemungkinan saat ini berada di hutan.

"Kita deteksi masih di Thailand. Tetapi dia berpindah-pindah. Kemungkinan sekarang dia di dalam hutan. Sedang kita telusuri," ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2024).

Menurut Mukti, Polri terus berkoordinasi dengan kepolisian Thailand. Ia menyebutkan perkembangan perburuan Fredy terus menunjukkan kemajuan.

"Terus kita lakukan pengejaran. Setelah Lebaran kita ke Thailand lagi. Kita sudah koordinasi dengan kepolisian Thailand. Kita akan lihat hasilnya nanti," paparnya.

Polri juga mengonfirmasi bahwa Fredy diduga membuat jaringan baru di Indonesia. Jaringan itu dikendalikan oleh seorang wanita berinisial L.

"Jaringan baru yang dibentuk oleh Fredy Pratama dan dikendalikan langsung oleh Fredy Pratama dengan dikendalikan atas nama L seorang wanita," kata Mukti.

Mukti menyebutkan saat ini pihaknya masih memburu wanita berinisial L itu. L disebut sebagai pengendali dan perekrut jaringan baru Fredy Pratama.

"Kita sedang mencari tokoh intelektual yang baru, seorang wanita, peran utamanya yang mengendalikan jaringan baru ini dan merekrut orang-orang baru dan juga sebagian mantan narapidana," ucap Mukti.

Kepolisian juga masih berfokus menelusuri aset-aset milik Fredy yang berada di Thailand untuk dilakukan penyitaan. Dengan itu, diharapkan bisa mempersempit ruang gerak Fredy.

"Kita sudah koordinasi (dengan) BNN, Polri, DAI, dengan polisi Thailand untuk melakukan penangkapan Fredy Pratama dan melakukan track aset untuk menyita semua barang-barang atau aset-aset Fredy Pratama yang berada di Thailand. Ini sedang kita lakukan," ujar Mukti.

Mukti juga mengungkapkan kendala yang dihadapi dalam penangkapan Fredy. Salah satunya, menurut Mukti, Fredy Pratama dilindungi oleh sekelompok gangster di Thailand. Mengingat mertua Fredy Pratama juga merupakan kartel narkoba di Thailand.