PLN Sulselrabar Kerahkan 2.755 Petugas 24 Jam Layani Pasokan Listrik Pemilu
Kehadiran PLN menjadi krusial untuk menjaga pasokan kelistrikan selama rangkaian kegiatan Pemilu
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - 2.755 petugas PT PLN (Persero) Sulselrabar, dikerahkan ke 136 posko siaga di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), untuk menjaga pasokan listrik saat Pemilu berlangsung aman terkendali.
"Selain melakukan pengecekan, PLN juga menyiapkan 141 unit genset, 86 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 28 unit Uninteruptible Power Supply (UPS) guna memastikan keandalan pasokan distribusi listrik di 50 kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), 169 kantor Pemda, TNI, POLRI dan dinas terkait dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar," ujar General Manager (GM) PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin, Rabu (14/02/2024).
Dikatakan Andy kehadiran PLN menjadi krusial untuk menjaga pasokan kelistrikan selama rangkaian kegiatan Pemilu berlangsung.
“Kehadiran PLN menjadi krusial untuk menjaga keandalan pasokan kelistrikan selama rangkaian kegiatan Pemilu berlangsung. Kami berharap proses Pemilu dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tutup Andy.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Hasbullah, mengapresiasi komitmen PLN UID Sulselrabar dalam mendukung pesta demokrasi tersebut.
"Terima kasih atas dukungan PLN yang telah menyiagakan personil di posko siaga dalam menjaga kelancaran pasokan listrik untuk pemilu mendatang mulai dari Kantor KPU Provinsi Sulsel hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujar Hasbullah, Rabu (14/02/2024).
Diungkapkan Hasbullah, dengan adanya kesiapan dan komitmen PLN dapat membantu menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024.
"Kami optimis dengan kesiapan dan komitmen PLN mengawal Pemilu serentak 2024 akan membantu dalam penyelenggaraan pemilu di semua tingkatan," ucap Hasbullah
Senada dengan Hasbullah, Ketua KPU Sulteng, Asril berterima kasih atas pengamanan suplai kantor KPU dan mengawal sampai tahapan pemilu selesai.
Tak hanya itu Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, juga turut mengapresiasi kesiapsiagaan PLN dalam rangka pengamanan pasokan listrik masa siaga sampai dengan tanggal 20 februari 2024.
Sementara itu Sarwan, salah satu petugas PLN yang sudah mengabdi di PLN sejak tahun 2018, turut mendukung dalam mensukseskan menjaga pasokan listrik selama Pemilu. Ia mengungkapkan rasa antusias selama masa Pemilu, dirinya mengaku telah bersiaga dari tanggal 11 hingga 20 Februari 2024, guna memastikan dan menjaga pasokan listrik.
“Selama masa siaga, petugas PLN telah bersiaga di posko yang telah tersedia dari pagi hingga malam,” ujar Sarwan, Rabu (14/02/2024).
Dengan menggunakan kendaraan motor listrik sebagai operasional, Sarwan dan petugas PLN lainnya telah melakukan berbagai upaya kontrol, pengawasan dan pengecekan instalasi kelistrikan di berbagai lokasi vital Pemilu seperti Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lainnya, sehingga dapat berlangsung aman dan nyaman.
