Kata Analis Soal Survei Prabowo-Gibran Stagnan, AMIN Melejit
Begitu juga suara Ganjar-Mahfud yang melorot, kemungkinan karena ada efek besar dari elektabilitas AMIN.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Analis politik Juanda H Alim menilai ada fenomena menarik dari hasil survei Prabowo-Gibran yang mengalami stagnantasi. Menurut Juanda, melihat trennya, pasangan Prabowo-Gibran tidak akan menang satu putaran.
"Mereka pernah mencapai survei 50%, tapi kemudian melandai di angka 45 dan 47%. Ini angka riil yang saya rasa akan bertahan hingga hari pemilihan," ujar Juanda, Jumat (19/1/2024).
Menurutnya, stagnantasi suara Prabowo ini cukup rasional. Mengingat pasangan AMIN justru menanjak dalam satu bulan.
Artinya kata Juanda, ada kemungkinan peralihan tingkat kesukaan pemilih pada Prabowo sedikit tergerus dan bermutasi ke AMIN. Begitu juga suara Ganjar-Mahfud yang melorot, kemungkinan karena ada efek besar dari elektabilitas AMIN.
Karena itu Juanda menyimpulkan, Pilpres akan berlangsung dua putaran. Kecuali kata dia, terjadi sebuah peristiwa politik dan sosial yang memungkinkan mendongkrak suara Prabowo.
Sebelumnya, lembaga survei Indikator Politik Indonesia menempatkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan elektabilitas teratas. Hanya saja, pasangan tampak stagnan di bawah angka 50%.
Sementara tren kenaikan elektabilitas dicapai pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Pasangan AMIN kini unggul cukup jauh dari Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Survei ini digelar 30 Desember hingga 6 Januari sebelum debat ketiga Pilpres 2024. Survei melibatkan basis 1.200 orang dari seluruh provinsi Indonesia. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka.
Selain 1.200 sample, Indikator Politik juga melakukan penambahan responden di 13 Provinsi yakni di Aceh, Sumut, Sumsel, Lampung, Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Banten, Bali, NTT, Sulut, dan Sulsel. Sehingga total responden menjadi 4.560.
"Dengan asumsi metode stratified random sampling ukuran sampel basis 4.560 responden memiliki margin of error 2% pada tingkat kepercayaan 95%," jelas Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Kamis (18/1/2024).
Para responden survei ditanyakan, 'Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama pasangan berikut ini?'. Berdasarkan jawaban para responden, pasangan Prabowo-Gibran unggul.
Berikut ini hasilnya:
Prabowo-Gibran 45,79
Anies-Cak Imin 25,47%
Ganjar-Mahfud 22,96%
Tidak Tahu: 5,78%
Burhanuddin menilai ada stagnasi elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran dari hasil survei sebelumnya. Dia mengatakan Anies mengalami kenaikan, sementara tren penurunan terjadi pada Ganjar.
"Ini survei sebelum debat capres ketiga, jadi kalau kita bandingkan dibanding survei bulan lalu terjadi stagnasi elektabilitas buat pasangan 02, ada dinamika positif Anies Baswedan naik ke 25 persen, tren negatif 03 masih berlanjut," ucapnya.
"Apakah stagnasi 02 berlanjut sampai bulan depan? Kalau iya berarti kemungkinan 2 putaran terbuka, tapi kalau misalnya terjadi kejadian luar biasa, itu berarti kemungkinan 1 putaran masih terbuka buat paslon 02. Yang bisa saya simpulkan 1 putaran belum tentu, 2 putaran juga belum tentu, tapi kalau terjadi 2 putaran kemungkinan besar paslon nomor 2 lolos, yang belum clear siapa yang menemani Prabowo-Gibran jika dua putaran," lanjut Burhanuddin.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
