Senin, 25 Desember 2023 12:42

Kemenhub: Proyek KA Sulawesi-Sumatra Tetap jadi Prioritas di 2024

Kereta api Makassar-Parepare tetap akan jadi prioritas di 2024.
Kereta api Makassar-Parepare tetap akan jadi prioritas di 2024.

Adapun jalur yang sudah terbangun saat ini yakni sekitar lebih dari 110 km, terbentang dari Kabupaten Maros hingga perbatasan Kabupaten Barru melewati 10 stasiun.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kementerian Perhubungan menjadikan proyek kereta api Sulawesi dan Sumatra sebagai prioritas di 2024. Dua proyek ini demi mewujudkan paradigma Indonesia Sentris atau secara merata di seluruh wilayah.

"Angkutan massal kereta api adalah angkutan masa depan. Setiap kota seyogyanya memiliki moda transportasi massal untuk mengurangi kemacetan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis, Minggu (24/12/2023).

Dia mengatakan LRT Sumsel di Kota Palembang yang mulai beroperasi sejak tahun 2018, saat ini, sudah menjadi moda transportasi yang diandalkan masyarakat di Kota Palembang dan sekitarnya.

Baca Juga

Proyek dengan nilai investasi Rp 12,5 triliun tersebut mengalami peningkatan penumpang rata-rata sebesar 31 persen setiap tahunnya. Khusus untuk tahun 2023 ini sudah mencapai 3.712.254 penumpang dengan rata-rata jumlah penumpang perhari sebesar 10.983 orang.

"Pada tahun 2018 jumlah penumpang masih 2.000an orang per hari. Pada 2022 jumlahnya mencapai 3 juta penumpang. Pada tahun ini bisa mencapai 4 juta. Jadi trennya naik terus," jelasnya.

Dia menjelaskan untuk semakin memudahkan masyarakat mengakses LRT, Kemenhub bersama Pemerintah Kota Palembang menghadirkan layanan angkutan penumpang (feeder). Untuk saat ini sudah tersedia 7 koridor feeder dimana 2 diantaranya disediakan oleh Pemerintah Kota yang mengakomodir sampai ke komplek perumahan untuk mempermudah akses masyarakat menuju LRT Sumsel.

Budi Karya melanjutkan untuk proyek kedua yaitu Kereta Api Makassar Parepare. Adapun proyek KA Makassar-Parepare bernilai investasi berjumlah Rp 9,28 triliun yang berasal dari APBN, pembiayaan kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta pengadaan tanah oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), dan APBD.

Adapun jalur yang sudah terbangun saat ini yakni sekitar lebih dari 110 km, terbentang dari Kabupaten Maros hingga perbatasan Kabupaten Barru melewati 10 stasiun.

"Kehadiran kereta api pertama di Sulawesi ini merupakan wujud nyata pembangunan secara merata di seluruh wilayah, yang dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat," tuturnya.

Dalam rentang waktu 2014 sampai dengan 2023, berbagai pembangunan infrastruktur transportasi perkeretaapian dilakukan yaitu meliputi peningkatan serta rehabilitasi jalur sepanjang 1.900,54 Km'sp dan pembangunan jalur kereta api sepanjang 1.683,44 Km'sp.

"Beberapa di antaranya yaitu pembangunan jalur Kereta Cepat Jakarta - Bandung sepanjang 152,46 km (jalur ganda), LRT Jabodebek sepanjang 49,21 km (jalur ganda), LRT Sumsel sepanjang 23,4 km (jalur ganda), serta LRT jakarta sepanjang 5,8 km (jalur ganda)," tutupnya.

 

Editor : Muh. Syakir
#Kereta Api Makassar-Parepare
Berikan Komentar Anda