40 Tenaga Perpustakaan di Bone Dilatih Profesional
Tenaga pendidik yang dilatih untuk tenaga perpustakaan yang profesional
BONE, PEDOMANMEDIA – Sebanyak 40 tenaga pendidik sekaligus sebagai tenaga perpustakaan Madrasah di Kabupaten Bone mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bone yang berlangsung pada 25-30 September 2020.
Dalam laporannya, Kepala Seksi Diklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balai Diklat Keagamaaan Makassar, Andi Isra Rani selaku ketua panitia menyampaikan bahwa pelatihan bertujuan menjadikan tenaga perpustakaan profesional.
“Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan layanan prima, pengembangan koleksi dan mengaktualisasikan teknologi informasi dan komunikasi perpustakaan madrasah serta perawatan dan pelestariaannya," katanya.
Ia juga menyampaikan jenis metodologi pembelajaran yang digunakan oleh dua widyaiswara. Metode ini digunakan menyesuaikan dengan tingkat usia peserta yang telah mencapai kedewasaan. Para widyaiswara akan melakukan pembelajaran dengan pendekatan andragogi.
Sementara itu, Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar Juhra dalam sambutannya mengajak peserta bersyukur karena telah terpilih untuk menjadi peserta diklat dalam satu angkatan tahun 2020.
“Tahun ini cuma satu angkatan. Andaikan tidak Covid-19, maka kami akan melaksanakan di pusat balai dan bisa jadi Bone hanya mendapatkan empat orang”, ungkapnya
Melalui kesempatan yang diberikan, ia meminta peserta diklat untuk serius mengikuti diklat hingga selesai. Begitupun selama mengikuti diklat, peserta wajib mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19.
Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kemenag Bone yang diwakili Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Bone H Kasmaruddin. Ia mengawali pesan dan arahannya dengan mengapresiasi peserta diklat.
Ia berharap agar peserta betul-betul mengikuti pelatihan sampai selasai. Setelah mengikuti kegiatan, peserta akan dijadikan madrasahnya sebagai titik studibanding bagi madrasah yang belum megikuti pelatihan.
“Kenapa kami mengapresiasi karena itu suatu hal yang perlu kita syukuri secara bersama-sama karena kita masuk dalam pilihan mendapatkan undangan diklat ini. Sementara madrasah di Bone banyak," ujarnya.
Ia juga menyampaikan kepada pihak Balai, bahwa tenaga perpustakaan yang menjadi pesertanya adalah dominan honorer yang memiliki talenta untuk mengelola perpustakaan.
"Makanya pesertanya masih muda-muda”, ungkapnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
