Selasa, 26 September 2023 14:00

DPRD Sebut Ada Potensi Mark Up Anggaran Pakan Ternak Babi Distan Torut

Lukas Pasarai
Lukas Pasarai

Lukas mengaku tak masalah anggaran itu dipersoalkan. Ia justru merasa siap jika hendak dilaporkan ke APH.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Partai Golkar, Julianto Mapeley menyoroti anggaran pakan ternak babi yang dikelola Dinas Pertanian Toraja Utara. Julianto menyebut, anggaran yang menyentuh angka Rp700 juta terlalu fantastis.

"Jadi anggaran itu saya rasa masuk akal ngak ada hanya 75 ekor babi bisa makan Rp700 juta selama satu tahun, babi apa itu," ungkap Julianto kepada PEDOMANMEDIA, Selasa (26/9/2023).

Julianto menilai ada yang tidak rasional dalam penggunaan anggaran itu. Ia berharap segara dilakukan audit agar bisa dideteksi ada tidaknya mark up di dalamnya.

Baca Juga

"Saya yakin ini pasti ada yang mark up karena tidak masuk akal sekali ini anggaran sebanyak itu. Tidak rasional," tegas Julianto.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Toraja Utara Lukas Pasarai membenarkan total anggaran pakan ternak babi menyentuh Rp700 juta. Menurut Lukas, angka itu biasa dan rasional.

"Jadi begini itu anggaran pakan Rp700 juta lebih tapi angka pastinya saya sudah lupa. PPTK nya yang tahu pasti itu masalah angkanya. Anggaran ini sudah dicairkan 100% pada bulan ini, " kata Lukas.

Lukas mengaku tak masalah anggaran itu dipersoalkan. Ia justru merasa siap jika hendak dilaporkan ke APH.

"Justru saya suka kalau APH periksa kami karena kami bisa jelaskan detailnya di situ. Ngapain saya takut karena pengadaan ini jelas ada kontraktornya. Apalagi ini ditender jadi salahnya kami di mana," tegas Lukas dengan nada tinggi.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#DPRD Toraja Utata
Berikan Komentar Anda