MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Seorang tersangka pencurian di Makassar bernama Maman (47) tewas diduga dianiaya tiga polisi. Polisi berkilah, pelaku melawan saat akan diamankan.
Kematian Maman sempat viral di media sosial, malam tadi. Keluarga memperlihatkan jenazah Maman yang tengah terbaring kaku di rumahnya.
Tak terlihat ada luka serius di tubuh korban. Kecuali luka lebam di beberapa dan pada bagian jari kaki yang tampak lecet.
Keponakan korban, David menuturkan, pamannya saat itu nongkrong bersama tiga temannya di Jalan Tinumbu, Rabu (23/8) sekitar pukul 16.00. Oknum polisi dari Jatanras Polrestabes Makassar lantas mendatangi korban dan menghajarnya.
"Sementara lagi duduk sama temannya baru dipanggil keluar, saya tidak tau oknum dari mana. Setelah itu info dari warga sudah meninggal di tempat umum," terangnya seperti dikutip detikcom.
David tidak mengetahui pasti bentuk pemukulan tersebut, pasalnya dirinya tidak berada di lokasi kejadian. Meski begitu, David menduga keluarganya dianiaya berdasarkan luka lebam yang ada di jasad korban.
"Yang saya lihat dengan mata kepala ada lebam sekitar pelipis, kaki, sekitaran leher, dada," katanya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan Hutagaol membenarkan kejadian tersebut. Ridwan mengatakan korban saat itu mengamuk saat hendak diamankan oleh ketiga anggotanya.
"Penangkapan pelaku kejahatan yang mengakibatkan pelaku ini meninggal di TKP yang di mana dalam pelaksanaan penangkapan anggota dari Polrestabes ini memberontak sehingga anggota Jatanras menyelamatkan diri," kata Ridwan kepada wartawan, Rabu (23/8) malam.
Ridwan menambahkan pelaku merupakan residivis pencurian dengan 6 laporan kepolisian. Ridwan menambahkan saat diamankan pelaku sedang pesta minuman keras (miras).
"Adapun pelaku ini diamankan oleh Jatanras Makassar yakni ada 6 perkara, satu di Polres Pelabuhan dan pelaku ini juga residivis tahun 2021 pencurian handphone," terangnya.
Ridwan enggan berkomentar banyak terkait penganiayaan yang dilakukan anggotanya. Dia mengatakan akan memastikan dugaan tersebut jika hasil autopsi telah keluar.
"Kita tidak bisa memastikan, yang penting anggota saya dalam melakukan pengamanan, namun mungkin ada perlawanan dan ada serangan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita di Mulia House Makassar: Pelaku Cemburu
-
Polisi Bongkar Jaringan Pengedar Sabu di Sulsel, 4 Orang Dibekuk
-
Polisi Gerebek Rumah Produksi Busur Panah di Makassar, 2 Orang Ditangkap
-
Gadis di Makassar Diperkosa 8 Pemuda Usai Dicekoki Miras
-
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Penculikan Bilqis, 2 Warga Jambi