Kamis, 27 Juli 2023 21:36

Winda Penderita Asam Lambung-Tifoid Berobat dengan JKN BPJS Kesehatan: Semua Gratis

Winda Penderita Asam Lambung-Tifoid Berobat dengan JKN BPJS Kesehatan: Semua Gratis

Winda sangat peduli untuk menjaga keaktifan kepesertaan JKN nya.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Penyakit asam lambung atau gastroesophgeal reflux disease (GERD) adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan yang disertai rasa mual muntah yang hebat pada stadium lanjut. Inilah yang dirasakan oleh Winda Palimbongan (28) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen PBPU Pemda Kabupaten Tana Toraja.

Winda menceritakan pernah merasakan sakit asam lambung serta tifoid yang mengharuskannya dirawat di Rumah Sakit Sinar Kasih pada tahun 2022 lalu.

“Pegalaman saya menggunakan kartu JKN yang tidak akan saya lupakan saat tahun 2022 kemarin, ketika saya menderita sakit asam lambung dan tifoid, yang mengharuskan saya mendapatkan perawatan di RS Sinar Kasih selama lima hari,” ujar Winda.

Baca Juga

Ia menjelaskan awal mula dirinya merasakan sakit lambung. pertama kali dirinya merasakan gejala badan terasa tidak nyaman lemas disertai mual muntah, dan rasa nyeri yang mennusuk di ulu hati. Kemudian oleh keluarga ia dibawa ke RS Sinar Kasih. Pada awal masuk RS, ia ditangani di UGD rumah sakit, dirinya membayangkan jika belum terdaftar peserta JKN berapa biaya yang harus ia keluarkan untuk perawatannya selama di rumah sakit saat mendapatkan pengobatan sakit asam lambung dan tifoid yang dideritanya.

“Saya sangat mengapresiasi pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit dan semua petugas kesehatan baik dokter dan perawat. Saya merasakan pelayanan yang baik tidak ada perbedaan status pasien umum maupun pasien dari peserta BPJS Kesehatan. Dan yang paling penting, diri saya tidak mengeluarkan biaya apapun selama berada di rumah sakit sampai saya diperbolehkan pulang oleh dokter, mulai dari biaya rawat inap dan obat yang saya terima,” ucapnya.

Winda mengaku sangat bersyukur karena dirinya dan keluarganya beruntung sudah terdaftar sebagai peserta JKN sejak tahun 2016 sebagai peserta dengan segmen PBPU Pemda, dirinya tidak dibebankan biaya setiap bulannya sebab sudah ditanggung oleh pemerintah setempat. Selama kurun waktu tersebut ia merasa tidak ada kendala, saat dirinya dan keluarga berobat di fasilitas kesehatan, ia mengaku tidak pernah mengeluarkan biaya apapun.

“Beberapa kali saya memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tempat saya terdaftar, saya selalu mendapatkan pelayanan yang baik oleh petugas tanpa dikenakan iuran biaya, dan petugas dengan sigap membantu kebutuhan saya,” kata Winda.

Karena sudah merasakan pengalaman yang baik selama terdaftar sebagai peserta JKN itulah yang menjadikan Winda sangat peduli untuk menjaga keaktifan kepesertaan JKN nya. Contohnya saat ditemui ia tengah melakukan pengecekan data kepersertaan pada kegiatan Mobile Costumer Service (MCS) di Kelurahan Sa’tandung, Kecamatan Saluputti.

Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan, ia juga berharap agar fasilitas kesehatan sebagai mitra BPJS Kesehatan, bersama-sama saling bahu membahu memberikan pelayanan maksimal dan mempermudah layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Tak lupa dirinya juga mengajak Masyarakat yang belum terdaftar untuk segera ikut program JKN, dan menitipkan pesan agar tidak takut dengan berita di luar sana tentang perbedaan pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan. Karena ia sudah merasakan sendiri saat ini pelayanan sudah semakin baik.

“Bagi masyarakat yang belum terdaftar, ayo segera daftar karena program ini sangat banyak manfaatnya. Masyarakat tidak perlu memikirkan biaya pengobatan saat sakit, karena program ini akan memberikan perlindungan kesehatan. Berobat dengan BPJS Kesehatan tidak sulit, semua mudah selama kita mengikuti alur pelayanan yang sudah ada. Diri saya sudah merasakan dan mendapatkan manfaat yang diberikan,” tutupnya.

 

Penulis : Nober Salamba
Editor : Muh. Syakir
#Program JKN #BPJS Kesehatan
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer