Kamis, 27 Juli 2023 17:45

Pengakuan Yenny Tana Soal JKN BPJS Kesehatan: Berobat Maksimal, tak Ada Diskriminasi

Pengakuan Yenny Tana Soal JKN BPJS Kesehatan: Berobat Maksimal, tak Ada Diskriminasi

Yenny mengatakan jika dirinya dan keluarga selalu memastikan keaktifan kepesertaan JKN.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Yenny Tana, warga Lembang Ratte Talonge, Tana Toraja mengisahkan awal mula ia menerima program JKN dari BPJS Kesehatan. Dulu setiap asam lambungnya kumat ia harus mengeluarkan biaya berobat yang cukup besar.

Tetapi setelah menjadi peserta JKN, ia merasakan kemudahan. Berobat dengan JKN juga tak ada diskriminasi. Pelayanan yang didapatkan sangat maksimal.

 “Sekarang kalau sakit asam lambung kambuh, cukup berobat dengan kartu JKN saja,” ujar Yenny.

Baca Juga

Yenny merupakan peserta JKN dengan segmen PBPU sejak tiga tahun lalu, dengan antusias menceritakan pengalamannya mengakses layanan kesehatan. Dengan berbekal kartu JKN, ia merasakan berbagai kemudahan saat berobat di fasilitas kesehatan dan tidak perlu mengeluarkan biaya lagi.

Ia mengaku sudah merasakan sakit asam lambung sejak lima tahun yang lalu, sebelumnya saat sakit asam lambungnya kambuh ia harus berobat dengan mengeluarkan biaya pribadi dan tentunya biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, terutama jika harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

“Saya sakit asam lambung sudah lama dan jika kambuh tentu sangat mengganggu aktivitas saya sehari-hari. Saya sering merasakan nyeri di lambung diikuti rasa mual muntah dan badan terasa lemas, awalnya untuk berobat saya mengeluarkan biaya sendiri dan tentunya tidaklah sedikit, namun lama–lama terasa memberatkan bagi saya dengan perekenomian menengah ke bawah,” kata Yenny.

Awal tahun 2021, ia memutuskan untuk mendaftar menjadi peserta JKN dengan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Setelah kepesertaannya aktif, Yenny rutin berobat menggunakan kartu JKN baik di puskesmas bahkan sampai ke rumah sakit.

Terakhir kali ia menggunakan kartu JKN saat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Sinar Kasih selama tiga hari karena penyakit asam lambung yang dideritanya kambuh kembali.

Saat mengakses layanan kesehatan menggunakan kartu JKN, ia merasa tidak ada perbedaan saat dirinya dulu menjadi pasien umum ataupun sekarang sudah terdaftar dalam Program JKN. Yenny mengaku tetap mendapatkan pelayanan yang baik, administrasi mudah dan yang terpenting tanpa dikenakan iur biaya.

Saat mengakses layanan kesehatan menggunakan kartu JKN, ia merasa tidak ada perbedaan saat dirinya dulu menjadi pasien umum ataupun sekarang sudah terdaftar dalam Program JKN. Yenny mengaku tetap mendapatkan pelayanan yang baik, administrasi mudah dan yang terpenting tanpa dikenakan iur biaya.

“Saat ini saya tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan asam lambung, sepanjang terdaftar sebagai peserta JKN mulai dari 2021 lalu, saya tidak pernah mengeluarkan biaya untuk obat maupun rawat inap. Obat yang diberikan pun cocok bagi saya, dokter serta perawat yang menangani juga komunikatif dan ramah," ucap Yenny.

Yenny mengatakan jika dirinya dan keluarga selalu memastikan keaktifan kepesertaan JKN. Meskipun beberapa kali pernah terkendala karena ekonomi keluarga, sehingga mengakibatkan kartu JKN miliknya dan keluarga tidak aktif, karena belum dapat membayar iuran.

Kini melalui MCS, Yenny melakukan pengecekan status kepesertaan JKN dan mengakses informasi terkait perubahan kepesertaan dari PPBU Mandiri ke Peserta Penerima Iuran (PBI), sehingga sewaktu-waktu jika berobat dan tidak ada biaya tetap dapat menggunakan Program JKN.

Ia berharap pemerintah lebih memperhatikan peserta JKN kelas tiga dengan dapat dialihkan ke kepesertaan segmen PBI, terkhusus bagi masyarakat dengan perekenomian menengah ke bawah atau tidak mampu, dan juga ia berharap dukungan pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan di berbagai fasilitas kesehatan, agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta JKN.

“Semoga pelayanan yang sudah baik ini akan terus ditingkatkan baik di puskesmas atau rumah sakit. Dan untuk Program JKN semoga terus berlanjut, berkat program ini saya tidak perlu pusing memikirkan biaya untuk berobat, saya sudah merasakan program ini sangat membantu ketika saya dan keluarga sakit. Dan untuk masyarakat mari kita dukung program JKN dengan mendaftar menjadi peserta JKN karena kita tidak tahu kapan sakit itu datang,” tutupnya.

Penulis : Nober Salamba
Editor : Muh. Syakir
#Program JKN #BPJS Kesehatan
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer