Muh. Syakir : Selasa, 27 Juni 2023 14:42
Ilustrasi (int)

TATOR, PEDOMANMEDIA - Judi sabung ayam kembali marak di Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Warga menyesalkan aparat kepolisian yang terkesan tutup mata.

"Sudah lama marak itu pak. Petugas kepolisian juga tahu ji ada judi sabung ayam, tapi dibiarkan. Padahal, itukan dampaknya sudah sangat meresahkan," ujar seorang warga Mengkendek, Selasa (27/6/2023).

Menurutnya, judi sabung ayam di Mengkendek melibatkan banyak orang. Bukan hanya warga setempat, tapi juga banyak pelaku dari luar Tana Toraja.

Sementara itu Kapolsek Mengkendek Iptu Andarias Tonapa yang dikonfirmasi PEDOMANMEDIA mengaku tidak tahu menahu soal maraknya aktivitas judi sabung ayam. Ia juga menyebut tak ada laporan.

"Oh ada informasi pak ya? Nanti saya koordinasi ke teman-teman Reskrim untuk sama-sama ke lapangan pak. Saya telpon Pak Kasat Reskrim dulu," ujar Kapolsek Mengkendek via WhatsApp, Selasa (27/6/2023).

Sementara itu Kapolres Tator AKBP Malpa Malacoppo terpisah memberikan jawaban singkat.

"Tidak ada dan tidak boleh," ujarnya.

Tak sampai di situ wartawan PEDOMANMEDIA juga melakukan konfirmasi terhadap Kanit Resmob Tator melalui WhatsApp namun tidak ada respons sampai berita ini di naikkan.

Sebelumnya, maraknya judi sabung ayam diinformasikan di salah satu grup WhatsApp oleh seorang warga bernama Gista. Dalam pesannya Gista menulis, permainan digelar di Mengkendek KM 8.

"Hari ini main di Mengkendek, KM 8 cukup saya sampaikan, kalau bukan di KM 8, pindah ke Mebali," tulis Gista dalam pesan WhatsApp yang di kirimkan di salah satu grup WhatsApp, Selasa (27/6/2023).

Penulis: Nober Salamba