PDIP Godok 10 Kandidat Cawapres Ganjar, Puan: Masih Diutak-atik
Puan kemudian menjawab adakah rencana pertemuan dengan partai lain dalam waktu dekat.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - PDIP tengah menggodok bakal cawapres yang akan diusul sebagai pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Sejauh ini, PDIP dikabarkan telah mengakomodir 10 nama.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengakui, pembahasan masih melebar pada figur figur potensial. Sehingga memungkinkan akan terjaring lebih dari 10 kandidat.
"Saat ini kita masih lihat-lihat dulu Cawapres-Cawapres atau nama-nama yang calonnya bacawapres yang ada mana yang terbaik dan mana yang kemudian ya bisa bekerja sama dengan capres dan tentu saja dengan partainya," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2023).
Puan menyebut untuk saat ini ada 10 kandidat yang menjadi bacawapres Ganjar Pranowo. Bahkan menurutnya bakal bisa bertambah.
"Masih 10 bahkan bisa nambah lagi. Masih lama nanti dulu. Inikan masih diutak atik. Sekarang bacapresnya dulu masih bacapres nih karena nanti setelah didaftarkan secara resmi baru menjadi calon presiden (Capres). Bacawapres nanti," ungkapnya.
Puan menegaskan pentingnya kerja sama dengan partai lain untuk kemenangan di Pilpres nanti. Puan berharap kerja sama bisa dijalin untuk membangun bangsa.
"Mau sama-sama yang lain supaya bisa menang. Semua juga, semua partai juga punya target seperti itu bahwa bisa kerjasama bisa membangun bangsa dan bisa menang semuanya itu," tuturnya.
Puan kemudian menjawab adakah rencana pertemuan dengan partai lain dalam waktu dekat. Ia mengatakan komunikasi terus terjalin termasuk dengan Wakil Ketua DPR fraksi Gerindra Dasco, fraksi NasDem Rachmat Gobel, hingga Wakil Ketua DPR fraksi Golkar Lodewijk F Paulus.
"Insyaallah silaturahmi itu kan harus selalu dilakukan. Ini saya dengan Pak Dasco, Pak Gobel, Pak Lodewijk setiap hari selalu bersilaturahmi karena kan memang partainya berbeda-beda, jadi silaturahmi harus tetap dilakukan," tutur Puan
"Jadi memang kita dinamika politik ke depan ini harus tetap dilakukan secara bersama-sama dan dilaksanakan secara bergotong royong, rukun gembira tanpa menimbulkan kontroversi," ucapnya.
