Muh. Syakir : Sabtu, 06 Mei 2023 09:03
Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong melakukan kunjungan ke Kantor BPBD, Jumat kemarin.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Saat ini curah hujan di Kabupaten Toraja Utara cukup tinggi. Toraja Utara juga masuk kategori zona merah bencana atau berisiko tinggi.

Hal ini mendapat perhatian khusus dari Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong. Frederik dalam kunjungan ke Kantor BPBD Jumat kemarin, mengingatkan harus ada kesiapan semua leading sektor menghadapi kondisi darurat bencana.

"Kesiapsiagaan mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana harus dimulai sejak dini. Seua harus siap. Dari SOP, sumber daya manusianya, logistik, peralatan dan perlengkapan kedaruratan," jelas Frederik.

Menurutnya, dengan tingginya indeks bencana di Kabupaten Torut, maka penanganan bencana sepatutnya tidak dilakukan terpisah. Tapi terintegrasi dengan semua stakeholder yang ada. Mulai dari mitigasi pencegahan, penanganan, dan pemulihan pascabencana.

Selain itu, aktif melibatkan komunitas dan lintas organisasi yang sudah terbukti banyak membantu penanganan bencana selama ini.

"Saya berterima kasih dan mengapresiasi BPBD atas kinerja, kecepatan dan kerja samanya dengan banyak pihak dalam manajemen bencana. Tidak lupa saya berterima kasih kepada Pimpinan Daerah yang sudah mengambil kebijakan mengintegrasikan semua stakeholder bencana di satu kantor yakni BPBD Damkar, PSC dan PMI sehingga memudahkan dan mempercepat koordinasi dan komunikasi dalam pencegahan, penanganan dan pemulihan bencana," paparnya.

Mengakhiri kunjungannya Wabub berpesan untuk stakeholder kedaruratan dan bencana untuk tidak ego sektoral melainkan selalu mengedepan kolaborasi dan proaktif dalam manajemen bencana. Frederik juga meminta agar meningkatkan kepekaan serta kesiapsiagaan personel.