Muh. Syakir : Minggu, 30 April 2023 11:41
Massa menduduki gedung DPRD Tator.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY menerima kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kediamannya di kawasan Cikeas, Jawa Barat. Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut pertemuan itu dalam rangka silaturahmi kebangsaan.

Kabar ini menempati rating teratas TOP SEPEKAN PEDOMANMEDIA, pekan ini. Satu kabar lainnya soal desakan penutupan tambang juga di Tana Toraja juga mendapat respons pembaca. Kami mengulasnya kembali.

SBY dalam pertemuan dengan Airlangga bakal didampingi oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY serta Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky.

“Akan ada silaturahmi kebangsaan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Rencana di kediaman Pak SBY di Puri Cikeas,” kata Herzaky dalam keterangannya, Sabtu, 29 April 2023.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin, juga membenarkan rencana kunjungan Airlangga ke kediaman SBY tersebut.

"Iya," begitu jawabnya singkat.

Berdasarkan peta koalisi saat ini, Partai Demokrat bermitra dengan Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Mereka telah bersepakat mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Sementara itu, Partai Golkar bekerja sama dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Akan tetapi KIB diguncang kabar keretakan setelah Golkar dan PPP memiliki pilihan yang berbeda soal siapa Capres yang akan mereka usung.

Golkar sejak awal sudah mendeklarasikan pencalonan Airlangga Hartarto, sementara PPP beberapa hari lalu mengumumkan dukungannya terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. PAN diprediksi sejumlah pihak akan segera menyusul PPP mendukung Ganjar. Hal itu tak lepas dari berbagai sinyal yang ditunjukkan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, kepada Ganjar dan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir.

Adapun pada pekan lalu, Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Partai Gerindra saat ini bermitra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Juru Bicara Partai Golkar Tantowi Yahya menyebut Airlangga sedianya telah menunjukkan sinyal mengenai langkah politik partai ke depan. Dia menyebut sinyal ini bisa diselisik dari pertemuan Airlangga serta Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie dengan Prabowo.

“Golkar akan ke mana? Saya rasa pertemuan Airlangga dan Aburizal Bakrie dengan Prabowo beberapa hari lalu bisa dijadikan indikasi arah politik ke depan,” kata Tantowi saat dihubungi, Rabu, 26 April 2023.

Tantowi mengibaratkan Partai Golkar dengan Partai Gerindra merupakan saudara kandung. Sebab, kata dia, kedua partai ini punya platform perjuangan yang sama, yakni Indonesia Raya yang Berkarya.

Di sisi lain, Tantowi menyebut partai beringin ini bakal tetap mengusung Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024. Menurut dia, KIB terbentuk dari kecanggihan politik Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar.

“Tanpa inisiatif beliau, tidak akan lahir KIB,” ujar Tantowi.

Massa Duduki DPRD

Puluhan pengunjuk rasa dari Aliansi Toraja Tolak Tambang menggelar aksi di depan kantor DPRD Tana Toraja, Jumat (28/4/2023). Mereka mendesak pemda segera mencabut izin dua perusahaan tambang yang dinilai telah melakukan eksplorasi berlebihan.

Pengunjuk rasa juga menyampaikan enam tuntutan. Selain pembekuan izin tambang, demonstran juga mendesak dibatalkannya rencana eksploitasi panas bumi di Lembang Balla.

“Saat ini Kabupaten Tana Toraja telah menerbitkan setidaknya dua izin usaha pertambangan (IUP), yaitu PT Christina Explo Mining (CEM) seluas 3.200 hektare, dan PT Tator Internasional Industrial (TII) seluas 1.389 hektare,” ujar Robin Samara selaku Korlap Aliansi Toraja Tolak Tambang, Jumat (28/04/2023).

Lanjut Robin, konsesi PT CEM dan PT TII dan lokasi eksploitasi wilayah kerja panas bumi berada di Kecamatan Bittuang dan Masanda. Kedua perusahaan tambang ini dinilai telah menimbulkan kerusakan alam di kawasan itu.

“Dalam Perda rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja, kecamatan Bittuang merupakan daerah yang ditetapkan sebagai rawan longsor dan pusat gempa bumi. Sehingga sangat keliru jika dijadikan lokasi tambang yang justru meningkatkan risiko bencana ekologis,” ungkap Robin.

Robin mengatakan selain itu aktivitas penambangan juga menghasilkan limbah kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan makhluk hidup.

Dalam demo tersebut ada 6 tuntutan yang disampaikan Aliansi Toraja Tolak Tambang. Berikut poin poin tuntutan mereka.

1. Mencabut IUP dan izin lingkungan PT. Cristina Explo Mining.

2. Mencabut IUP dan izin lingkungan PT. Tator Internasional Industrial

3. Membatalkan rencana eksploitasi panas bumi di Lembang Balla.

4. Segera menerbitkan peraturan daerah pengakuan masyarakat adat.

5. Moratorium rekomendasi izin usaha pertambangan.

6. Mengeluarkan kebijakan yang tegas dan jelas bahwa Kabupaten Tana Toraja, bukan untuk industri pertambangan.

Penulis: Nober Salamba