Sabtu, 19 Desember 2020 20:53

Demo AMP Bali Dihadang Polisi, Diintimidasi, Dipukul Hingga Disuruh Pulang

Aksi Unjuk Rasa AMP di Denpasar.
Aksi Unjuk Rasa AMP di Denpasar.
Aksi Unjuk Rasa AMP di Denpasar.
Aksi Unjuk Rasa AMP di Denpasar.
Aksi Unjuk Rasa AMP di Denpasar.
Aksi Unjuk Rasa AMP di Denpasar.

Jennoo mengaku diintimidasi dititik kumpul, mulai dari pemukulan terhadap semua massa aksi hingga beberapa mahasiswa terluka. 

BALI, PEDOMANMEDIA - Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Bali menyuarakan aspirasi dalam bentuk  aksi damai terkait Trikora, Sabtu (19/12/2020). Namun massa dihadang pihak aparat dan mengalami pemukulan.

"Kami dihadang dan diintimidasi pecalang dan Polisi di titik kumpul di Lapangan Renon Timur tepat pada 10:15 WITA, saat ingin bergerak menuju lokasi aksi yang masih berjarak 1 Km ke depan," ujar Ketua AMP Komite Kota Bali Jenoo.

Massa Aksi yang sementara diintimidasi oleh Pecalang dipaksa bubar oleh polisi dengan berbagai macam alasan-alasan sepihak yang diskriminatif terhadap mahasiswa Papua.

Baca Juga

"Kurang lebih hampir 1 jam sebelum diangkut menuju Polresta. Kami di angkut menuju Polresta Denpasar secara paksa kemudian ditahan selama 2 jam lebih dan dibebaskan pukul 13:10 (WITA)," jelasnya.

Jennoo mengaku diintimidasi dititik kumpul, mulai dari pemukulan terhadap semua massa aksi hingga beberapa mahasiswa terluka. 

"Perampasan alat-alat aksi seperti  bendera, poster,tas noken. Pemutusan tali komando. Kami juga mengalami ujaran untuk memulangkan dan mengusir mahasiswa Papua study di kota Bali," pungkasnya.

Penulis : Jackson Ikomou
Editor : Jusrianto
#AMP #Aksi Trikora #Dugaan Intimidasi
Berikan Komentar Anda
Populer