BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Puluhan mahasiswa dan pemuda menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bulukumba, Rabu 16 Desember 2020.
Massa aksi tersebut, mengatasnamakan Koalisi Aksi Pemuda Bulukumba. Mereka meminta agar Kejari Bulukumba menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi.
Koordinator Lapangan (Korlap) Akbar Akba mengatakan, pihaknya melakukan aksi di dua titik, yaitu di Kejaksaan Negeri dan Polres Bulukumba.
"Tuntutannya adalah pengusutan tuntas kasus dugaan korupsi BOK, jampersal, jembatan Bialo, kasus Rp 49 miliar, juga kasus Bansos," katanya kepada Wartawan.
Kepala Kejari Bulukumba, Hartam Ediyanto keluar menemui massa aksi yang secara bergantian melakukan orasi. Ia pun meminta perwakilan beberapa pemuda untuk mendiskusikan tuntutannya tersebut.
“Jembatan Bialo itu masih ditangani Polres, kalau kasus Rp49 miliar itu tidak ditangani Kejari Bulukumba, tapi ditangani provinsi, kami juga belum dapat perkembangannya,” kata Hartam Ediyanto.
Ia menerangkan, Kejaksaan Negeri Bulukumba di bawah kendalinya, sudah mengusut atau meningkatkan beberapa kasus.
Sebut saja kasus dugaan Penjualan Lahan Taman Hutan Raya (Tahura), di Kecamatan Bontobahari.
“Kinerja kami, awal-awal saya menjabat, saya langsung menaikkan kasus Tahura, sekarang sudah diproses dan saat ini proses kasasi,” jelasnya.
Hingga berita ini dimuat, belum dikonfrimasi pihak kepolisian, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat Reskrim Polres Bulukumba.
BERITA TERKAIT
-
ASN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Sampah di Tangsel, Keciprat Rp15,4 M
-
Kejari Enrekang Sita Aset Terpidana Rudi Hasyim, Kasus Korupsi PTT
-
Mantan Kades Laoni Bone Ditetapkan Tersangka Korupsi APBDes 2019 dan 2020
-
Bawaslu Bone Ajak Pemuda dan Mahasiswa Wujudkan Pilkada Berkualitas
-
Indah Ajak Mahasiswa Terlibat Wujudkan SDGs Melalui Kolaborasi