Tinjau Longsor di Dua Kecamatan, Ini yang Akan Dilakukan Bupati Torut!
Bupati Torut juga sempat melakukan dialog dengan masyarakat dan menjanjikan akan segera membuka akses dengan memasukkan alat berat dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat tertimpa bencana.
TORUT, PEDOMANMEDIA – Bupati Toraja Utara (Torut) Kalatiku Paembonan meninjau talud jalan yang terbawa banjir di Pamabi Barana dan sembilan lokasi longsor yang berada di Lembang Sereale, Kecamatan Tikala Dua dan Lembang Sikuku, Kecamatan Kapapitu, Jum’at (10/4/2020).
Peninjauan tersebut, Kalatiku Paembonan didampingi Kepala Satpol PP dan Damkar Andarias Sesa, Sekretaris BPBD Torut Onesimus, Sekretaris Diskominfo Torut Anugrah Y Rundupadang dan Camat Tikala Yonathan Seru
“Kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui langkah yang akan dilakukan Pemkab Torut agar membuka akses jalan yang menutupi jalur Tikala, Sereale dan Ke’pe karena bencana longsor yang terjadi, Selasa 7 April 2020,” kata Sekretaris Diskominfo Torut Anugrah Y Rundupadang.
“Besok, alat berat akan diturunkan untuk mengevakuasi tanah longsor tersebut. Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap waspada karena curah hujan sampai saat ini masih sangat tinggi kemungkinan longsor akan terjadi kembali,” tambahnya.
Kata dia, hal lain yang akan dilakukan akan merenovasi rumah yang rusak sebab di Kecamatan Kapalapitu khususnya di Lembang Sikuku ada rumah yang terjungkal, tergeser mengakibatkan korban hewan ternak.
“Bupati Torut meminta kepada jajaran untuk menangani hal ini secara cepat dengan membuka akses jalan sehingga dapat digunakan dalam waktu yang tidak lama lagi berupa menurunkan ekskavator dan loader Pemkab Torut serta menyewa alat berat dari pihak ketiga,” bebernya.
Setelah melakukan kunjungan kesembilan titik tersebut, Bupati Torut melanjutkan perjalanan ke Lolai untuk meninjau pos perbatasan di Torut-Tator di Lembang Tadongkon.
“Bupati Torut sangat kaget akan bencana ini dan sangat massif longsor yang terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi di dua kecamatan tersebut. Longsor terjadi mulai pukul 17.00, 18.00, 20.00 dan terakhir pukul 23.00 Wita,” terangnya.
Ia menambahkan, Bupati Torut juga sempat melakukan dialog dengan masyarakat dan menjanjikan akan segera membuka akses dengan memasukkan alat berat dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat tertimpa bencana.
“Sehari sebelumnya Dinas Sosial Torut sudah melakukan kunjungan dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat melalui kepala lembang. Untuk saat ini masyarakat masih bergotong royong pembersihan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Torut Alexander Tappang mengatakan, pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan.
