Hadapi Inflasi, Warga Kapala Pitu Toraja Utara Ramai-ramai Tanam Cabe-Sayur
Tujuan pembuatan kebun seluas 500 m2 ini adalah untuk menambah penghasilan masyarakat,
TORUT, PEDOMANMEDIA - Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang mengingatkan masyarakat untuk turut bergerak mengatasi inflasi. Salah satunya dengan mengurangi konsumsi produk luar daerah dan memanfaatkan komoditas lokal.
Yohanis Bassang yang akrab disapa Ombas, juga meminta masyarakat untuk mulai menanam di pekarangan rumah, di kebun, bahkan di perkantoran. Tanaman diprioritaskan pada komoditas pangan rumah tangga seperti cabe, tomat, dan sayur-sayuran.
"Ini penting sehingga masyarakat tidak lagi bergantung kepada produksi tanaman dari luar daerah. Apalagi Toraja Utara memiliki potensi alam yang sangat mendukung untuk perkebunan," ujar Ombas.
Ombas menilai, Torut bisa lebih mandiri dalam pengadaan pangan. Sebab daerah ini memiliki potensi alam yang memadai yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong kemandirian pangan.
"Hanya saja selama ini masyarakat lebih gemar membeli sayur-sayuran dibanding menanamnya sendiri. Padahal kita bisa menanam sendiri," ucapnya.
Imbauan Ombas kemudian direspons oleh kelompok masyarakat di pelosok. Salah satunya adalah Jhony, Kepala Lembang Kapala Pitu, Kecamatan Kapala Pitu. Jhony yang ditemui di kebun garapannya pada Rabu, 25 Januari 2023 menceritakan bahwa ia bersama dengan masyarakat Lembang Kapala Pitu telah menggarap kebun berisi tanaman cabe dan sayur-sayuran.
"Kami dibantu penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Toraja Utara. Kami mulai menanam cabe katokkon, cabe bulan, hingga terong sejak tujuh bulan belakangan," jelasnya.
Saat ini terhitung mereka telah berhasil panen sebanyak empat kali dalam masa itu dengan jumlah produksi 30 – 60 kg setiap panennya. Jhony mengatakan bahwa tujuan pembuatan kebun seluas 500 m2 ini adalah untuk menambah penghasilan masyarakat, menekan konsumsi produk dari luar daerah sehingga diharapkan dapat membantu mengatasi inflasi.
Tidak hanya itu, Jhony juga telah membagikan 10.000 bibit tanaman kepada masyarakat termasuk kelompok-kelompok dasawisma. Jhony bahkan mengajak siapa saja yang ingin belajar menanam sayuran untuk datang ke kebunnya,
“Kebun ini juga berfungsi sebagai sekolah lapang, ada penyuluh yang selalu standby di sini. Kalau mau tahu cara menanam sayuran silahkan datang dan akan kami ajari,” ujarnya.
Jhony menambahkan bahwa menjadikan kebun garapannya sebagai sekolah lapang merupakan realisasi dari amanat pemerintah pusat untuk menciptakan ketahanan pangan di Toraja Utara khususnya di Lembang Kapala Pitu.
Penulis: Mahardika
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
