TORUT, PEDOMANMEDIA - Pembangunan proyek alun-alun Kota Rantepao terus menuai sorotan. Kali ini datang dari Ketua DPRD Toraja Utara Nober Rante Siama.
Nober menyebut, desain alun-alun kota mirip dengan kuburan dan tidak memiliki nilai seni. Nober menyalahkan Bupati Yohanis Bassa (Ombas) yang tidak protektif terhadap proyek ini.
"Ketika kita dipertontonkan suatu video animasi bahwa beginilah nanti bentuk dari alun-alun kota Rantepao. Animasinya bagus. Meyakinkan. Tapi, setelah kami ke sana kok mengecewakan. Malah mirip kuburan," ucap Nober kepada PEDOMANMEDIA, Kamis (19/1/2023).
Menurutnya, sebagai ikon baru Toraja Utara, alun-alun harusnya didesain lebih mengedepankan estetika. Bagaimana pun juga bangunan monumental itu yang pertama dilihat adalah nilai nilai seninya.
"Tapi bagaimana mau menarik wisatawan kalau modelnya seperti itu. Kalau kita tidak pernah kagum dengan suatu bangunan ber arti nilai seninya tidak ada," ketusnya.
Nober menilai, desain alun alun tidak sebanding dengan nilai anggarannya.
"Di sana yang kelihatan hanya kotak - kotak kemudian ditempelkan dengan keramik biasa. Sesuatu yang ditempel seperti itu yang saya lihat hanya 2. Kalau bukan kuburan bak air. Kenapa mereka tidak gunakan batu alam supaya ada nilai seninya. Artinya di sini konsultan perencanaannya kurang matang, dan kurang memahami nilai seni," Kata Nober.
Karena itu Nober merekomendasikan audit menyeluruh terhadap proyek ini. Ia melihat ada sisi yang tidak rasional antara desain dan nilai anggaran.
Nober juga mempertanyakan komitmen Pemkab dalam memberdayakan pedagang. Sebelum akun alun dibangun ada sejumlah pedagang yang tergusur.
"Nah bagaimana nasib mereka ke depan. Mereka diusir begitu saja tanpa difasilitasi tempat untuk mereka tempati menjual. Sampai sekarang kita tidak tahu nasib mereka seperti apa," tegas Nober.
BERITA TERKAIT
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026