Kamis, 19 Januari 2023 11:26

Ketua DPRD Torut Sentil Ombas: Proyek Alun-alun Rantepao Mirip Kuburan

Ketua DPRD Toraja Utara Nober Rante Siama memantau proyek alun alun Kota Rantepao.
Ketua DPRD Toraja Utara Nober Rante Siama memantau proyek alun alun Kota Rantepao.

Nober menilai, desain alun alun tidak sebanding dengan nilai anggarannya. Ia ingin dilakukan audit.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Pembangunan proyek alun-alun Kota Rantepao terus menuai sorotan. Kali ini datang dari Ketua DPRD Toraja Utara Nober Rante Siama.

Nober menyebut, desain alun-alun kota mirip dengan kuburan dan tidak memiliki nilai seni. Nober menyalahkan Bupati Yohanis Bassa (Ombas) yang tidak protektif terhadap proyek ini.

"Ketika kita dipertontonkan suatu video animasi bahwa beginilah nanti bentuk dari alun-alun kota Rantepao. Animasinya bagus. Meyakinkan. Tapi, setelah kami ke sana kok mengecewakan. Malah mirip kuburan," ucap Nober kepada PEDOMANMEDIA, Kamis (19/1/2023).

Baca Juga

Menurutnya, sebagai ikon baru Toraja Utara, alun-alun harusnya didesain lebih mengedepankan estetika. Bagaimana pun juga bangunan monumental itu yang pertama dilihat adalah nilai nilai seninya.

"Tapi bagaimana mau menarik wisatawan kalau modelnya seperti itu. Kalau kita tidak pernah kagum dengan suatu bangunan ber arti nilai seninya tidak ada," ketusnya.

Nober menilai, desain alun alun tidak sebanding dengan nilai anggarannya.

"Di sana yang kelihatan hanya kotak - kotak kemudian ditempelkan dengan keramik biasa. Sesuatu yang ditempel seperti itu yang saya lihat hanya 2. Kalau bukan kuburan bak air. Kenapa mereka tidak gunakan batu alam supaya ada nilai seninya. Artinya di sini konsultan perencanaannya kurang matang, dan kurang memahami nilai seni," Kata Nober.

Karena itu Nober merekomendasikan audit menyeluruh terhadap proyek ini. Ia melihat ada sisi yang tidak rasional antara desain dan nilai anggaran.

Nober juga mempertanyakan komitmen Pemkab dalam memberdayakan pedagang. Sebelum akun alun dibangun ada sejumlah pedagang yang tergusur.

"Nah bagaimana nasib mereka ke depan. Mereka diusir begitu saja tanpa difasilitasi tempat untuk mereka tempati menjual. Sampai sekarang kita tidak tahu nasib mereka seperti apa," tegas Nober.

 

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Torut #Bupati Torut Yohanis Bassang #Proyek Alun-alun Rantepao
Berikan Komentar Anda