Sudah Hadir Fast Charging Kendaraan Listrik di Kantor Gubernur Sulsel: Cuma 3 Jam, Bisa Tempuh 300 Km
SPKLU Kantor Gubernur Sulawesi Selatan ini adalah fast charging serta memiliki spesifikasi daya 1 x 50 kW.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sulawesi Selatan siap memulai penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai. PT PLN (Persero) kini menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sistem fast charging.
Dua SPKLU itu dibangun di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, hadirnya SPKLU ini sebagai wujud dukungan Pemprov Sulsel atas program transisi energi yang sudah dicanangkan pemerintah Republik Indonesia.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas penempatan SPKLU ini di kantor Gubernur Provinsi Sulsel, kami mendukung penuh penggunaan listrik guna menekan emisi karbon," ujar Sudirman.
Sebagai salah satu konsumen pengguna mobil listrik dan layanan home charhing dari PLN, Sudirman menyatakan Pemprov Sulsel telah membuat program untuk penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintah Provinsi Sulsel.
"Dengan hadirnya SPKLU di kantor, Aparatur Sipil Negara dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengisi daya kendaraan listriknya," tandas Sudirman.
Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin menjelaskan, pengoperasian SPKLU ini merupakan bentuk dukungan PLN atas Inpres Nomor 7 Tahun 2022.
"Kami optimis penempatan dan pembangunan SPKLU di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan Kota Parepare bisa menjadi pemantik kebiasaan baru menggunakan kendaraan ramah lingkungan," ujar Andy.
Andy merinci SPKLU Kantor Gubernur Sulawesi Selatan ini adalah fast charging serta memiliki spesifikasi daya 1 x 50 kW. Sementara di SPKLU PLN UP3 Parepare juga fast charging memiliki spesifikasi daya 2 x 25 kW.
"Dengan teknologi Fast Charging, pengisian dari 0% (kosong) ke full 100% hanya dengan waktu 180 menit dan sudah bisa menempuh jarak 300 KM," tandas Andy.
"Tidak hanya itu kami memasang juga Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) daya 2 x 5.500 VA di Kantor Gubernur Sulsel yang bisa dipergunakan untuk pengisian motor atau kendaraan listrik lainnya," tambahnya.
Sampai dengan November 2022, terdapat 5 SPKLU yang berada di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar ada 5 yaitu SPKLU PLN ULP Mattoanging, SPKLU PLN UP3 Makassar Selatan, SPKLU Kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Kota Makassar, SPKLU PLN UP3 Parepare di Kota Parepare, dan SPKLU PLN ULP Wuawua, di Kota Kendari.
Andy menambahkan sampai dengan tahun 2023 akan ada penambahan 6 SPKLU yaitu di Palopo, Bulukumba, Watampone, Kolaka, Kolaka Utara dan Konawe Utara.
"Target dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, akan ada 11 SPKLU yang terintegrasi di jalan trans-Sulawesi sampai akhir tahun 2023," pungkas Andy.
Kehadiran instalasi SPKLU ini diharapkan akan menjadi mata rantai ekosistem energi terbarukan yang tengah dikembangkan di Tanah Air. Ekosistem yang telah siap dan kondusif merupakan prasyarat utama keberhasilan gerakan bersama untuk mendorong masyarakat bergeser ke energi terbarukan yang zero emission.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
