Muh. Syakir : Jumat, 18 November 2022 13:38
Apel kesiapan bencana di Mapolres Toraja Utara.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Toraja Utara masuk dalam zona dengan potensi bencana cukup tinggi di akhir tahun. Ada beberapa wilayah dengan tingkat kerawanan longsor yang harus diantisipasi.

Hal ini ditegaskan Sekda Toraja Utara Salvius Pasang saat memimpin apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Halaman Mapolres Toraja Utara, Rantepao, Jumat (18/11/2022). Apel diikuti berbagai elemen terkait.

Salvius mengatakan, tim diharapkan bisa melihat kekurangan yang dimiliki dalam upaya penanganan bencana. Sebab infrastruktur sangat menentukan operasi mitigasi.

"Harus kita evaluasi apa saja yang masih perlu dibenahi dan dipenuhi untuk mendukung penanggulangan bencana. Puji tuhan, hasil pemeriksaaan pasukan dan pengecekan peralatan SAR semuanya dalam keadaan siap," ucap Salvius.

Ditambahkannya, Toraja Utara adalah wilayah rawan longsor. Ada beberapa zona masuk titik rentan.

Wilayah tersebut harus mendapat pengamatan secara intens. Apalagi kata dia, di tengah curah hujan yang mulai tinggi, potensi longsor sangat besar.

"Terkait darurat bencana menghadapi cuaca yang tidak menentu, kita harus memahami langkah apa saja yang harus dilakukan sebelum atau pada saat terjadinya bencana. Serta pascabencana dalam upaya melakukan pemulihan kepada para korban serta lingkungan yang terdampak," terang dia.

Hasil pelaksanaan apel ini diharapkan satuan penanggulangan bencana mampu bergerak cepat, tepat dan efisien. Baik pada saat siaga maupun tanggap darurat.

Dalam operasi penanggulangan bencana, terlibat dalam tim 1 Pleton Pasukan Kodim 1414/Tator, 1 Pleton Personel Sat Lantas, 1 Pleton Sat Samapta, 1 Peleton Gabungan Staf, 1 Pleton Gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim, 1 Pleton Gabungan Damkar dan Sat Pol PP, 1 Pleton BPBD Toraja Utara. Juga termasuk 1 Pleton Gabungan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Toraja Utara.