Senin, 31 Oktober 2022 17:54

Panas DPRD Tator vs Bawaslu, Serni Pindan Sebut tak Ada Aturan Undang Dewan

Serni Pindan
Serni Pindan

Pelantikan panwascam bukanlah acara forkopimda. Sehingga tidak wajib mengundang semua pimpinan daerah.

TATOR, PEDOMANMEDIA – Ketua Bawaslu Tana Toraja Serni Pindan mengakui tidak mengundang pimpinan DPRD Tana Toraja saat pelantikan panwascam. Namun Serni menampik jika Bawaslu disebut tak menghargai DPRD.

“Itu memang kealpaan dari sekretariat. Sekretariat tidak mengundang, tidak ada memang undangan dikeluarkan untuk DPRD Tator,” ujar Serni kepada PEDOMANMEDIA, Senin (31/10/2022).

Serni menjelaskan, tidak ada aturan main soal siapa yang harus diundang dan siapa yang tidak. Undangan ini tergantung internal Bawaslu.

Baca Juga

“Hanya memang nda kesampaian pikiran mi ke situ, artinya tidak ada aturan bahwa yang ini harus di undang yang ini tidak. Tidak ada itu aturan terkait undangan untuk dihadirkan,” beber Serni.

Ia juga mengatakan bahwa pelantikan panwascam bukanlah acara forkopimda. Sehingga tidak wajib mengundang semua pimpinan daerah.

“Ini kita mengundangnya ya langsung saja, Kapolres, Kajari, ya begitu tidak ada maksud dan tujuan kami membeda-bedakan. Hanya memang ya begitu mi,” ungkap Serni.

Lanjut Serni mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. Termasuk kata dia, tidak ada pertimbangan-pertimbangan tertentu sampai DRPD tak diundang.

“Tidak begitu. Tidak ada itu bilang tidak butuh diundang, tidak ada niat kami mengatakan bahwa kami tidak butuh jadi kami tidak undang. Tidak ada niat kami seperti itu. Tidak ada niat kami untuk seperti itu,” ungkapnya.

DPRD Merasa tak Dihargai

Sebelumnya Ketua dan Wakil Ketua DPRD Tana Toraja tak diundang dalam pelantikan panwascam se-Kabupaten Tana Toraja. Bawaslu dicap telah bersikap arogan.

"Bawaslu Tator menunjukkan arogansinya. Mereka tidak bisa bangun komunikasi pada DPRD. Ini tidak etis. Masa lembaga DPRD tidak diundang. Bagaimana caranya, pimpinan DPRD itu adalah bagian dari ini,” ujar Ketua DPRD Tator Welem Sambolangi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/10/2022).

Welem mengaku tidak tahu apa alasan Bawaslu tak mengundang DPRD. Padahal DPRD adalah bagian dari pimpinan daerah.

“Bisanya dia lupa, bukan pribadi saya yang keberatan tapi saya keberatan mewakili lembaga. Lembaga sebesar DPRD masa Bawaslu tidak tau, bahwa pimpinan DPRD adalah pimpinan daerah. Itukan acara besar. Acara resmi yang dia lakukan,” beber Welem.

Menurut Welem, DPRD menyayangkan sikap Bawaslu. Bawaslu terkesan tidak menghargai institusi DPRD.

Penulis : Nober Salamba

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#DPRD Tator #Bawaslu Tator
Berikan Komentar Anda