Muh. Syakir : Senin, 17 Oktober 2022 11:42
Ilustrasi (int)

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Rupiah terus terperosok. Pagi ini kurs dolar Amerika Serikat (AS) nyaris menyentuh Rp15.500.

Ini menjadi rekor tertinggi dalam satu tahun terakhir. Berdasarkan data RTI, Senin (17/10/2022), kurs dolar AS terhadap rupiah hari ini telah menyentuh level tertingginya di Rp 15.481.

Jika dibandingkan dalam setahun terakhir, penguatan dolar AS terhadap rupiah tercatat sudah 3,3% di rentang Rp 14.032-15.481. Sedangkan dari awal tahun, dolar AS tercatat menguat 8,43% di rentang Rp 14.189-15.481 alias naik 1.292 poin.

Penguatan dolar AS secara signifikan terjadi mulai pertengahan September lalu. Dolar AS yang menyentuh level psikologis Rp 15.000 terus bergerak naik.

Rekor tertinggi kurs dolar AS terhadap rupiah baru tercipta pada rentang Maret-April 2020 lalu. Saat itu dolar AS menyentuh level Rp 16.640.

Saat itu sentimen pandemi menjadi bulan-bulanan nilai tukar rupiah berdarah-darah. Sementara hari ini, sentimen penguatan mata uang Paman Sam berasal dari risiko resesi, inflasi AS yang memburuk, hingga kenaikan suku bunga the Fed.

Meski menguat terhadap rupiah, performa dolar AS pagi ini tak cemerlang di hadapan mata uang negara lainnya. Dolar AS terpantau tertekan oleh sejumlah mata uang seperti pound sterling, dolar Australia, hingga dolar Kanada.

Sementara rupiah pagi ini terpantau 'berdarah-darah. Rupiah tercatat paling kuat ditekan oleh pound sterling, dolar Australia, dan euro.