Rabu, 05 Oktober 2022 11:22

Proyek di Lembang Ratte Tator Disorot, Gunakan Pasir Bercampur Lumpur

Material pasir bercampur lumpur yang dipakai untuk proyek rabat beton di Tator.
Material pasir bercampur lumpur yang dipakai untuk proyek rabat beton di Tator.

Selain material yang tak tersedia di kampung, harga pasir 'oplosan' itu juga relatif murah.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Proyek rabat beton di Lembang Ratte, Kecamatan Masanda, Tana Toraja menuai sorotan. Pasalnya proyek yang dialokasikan dari dana desa ini diduga menggunakan material 'oplosan'.

Material pasir yang dipakai bercampur lumpur. Proyek ini menelan anggaran Rp103 juta.

Dari pantauan PEDOMANMEDIA, tampak pasir yang digunkan terlihat kuning dan bercampur dengan lumpur. Lumpurnya bahkan terlihat lebih dominan.

Baca Juga

Ketua tim pelaksana teknis kegiatan (TPK) Nober, tak menampik bahwa kualitas material yang mereka pakai memang sangat rendah. Pasirnya bercampur dengan lumpur.

"Mau diapa pak kalau itu ji pasir yang murah dan kebetulan ada di kampung kami. Ya mau tidak mau itu yang harus kita pakai. Terus terang yang di RAB itu yang kualitasnya yang bagus bukan pasir seperti itu," ungkap Nober, Selasa(4/10/2022).

Nober mengatakan, selain material yang tak tersedia, harga pasir 'oplosan' itu juga relatif murah.

"Di sini beda jauh dengan pasir dari luar. Ini lebih murah harganya. Di RAB Rp600 ribu tapi di sini kami beli hanya Rp500 per mobil sampai di lokasi. Jadi ada lah sedikit keuntungannya kita," terang Nober.

Nober juga mengungkapkan bahwa proyek ini diborongkan ke masyarakat. Meski melanggar aturan, tapi menurutnya itu terpaksa dilakukan agar tak merugi.

"Sebenarnya kalau kita bicara aturan tidak boleh karena memang dana desa tidak boleh diborongkan. Namun karena biasanya kita rugi kalau tidak diborongkan, di mana mau diambilkan dana kalau dananya kurang. Makanya kita borongkan saja sesuai yang ada di RAB Rp10 juta per patok dan ini 2 patok jadi 20 juta semua," bebernya.

 

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Lembang Ratte Tator #Dana Desa
Berikan Komentar Anda