Jusrianto : Kamis, 03 Desember 2020 12:48
Ilustrasi

BANTAENG, PEDOMANMEDIA - Pasca kejadian yang menimpa ST korban percobaan pemerkosaan di kebunnya, membuat warga resah, dan merasa takut berkebun seorang diri. Hal itu disebabkan, karena pelaku kejahatan tersebut masih bebas berkeliaran disekitar mereka.

"Kami merasa takut untuk pergi ke kebun sendirian pak, takut terjadi seperti yang dialami oleh korban sebelumnya," kata salah seorang warga Desa Kaloling, Lija (25), Kamis (3/12/2020).

Meskipun sementara ini sudah ada oknum terduga pelaku yang dilaporkan kepada pihak yang berwajib, namun polisi belum melakukan penahanan dikarenakan belum cukup bukti yang menguatkan, seperti saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.

"Kami berharap kepada pihak kepolisian agar bisa mengungkap pelaku kejahatan yang sangat mengerikan itu. Kami istri dari seorang petani ingin merasa aman" tambahnya

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pa'jukukang, Iptu Alimuddin mengatakan bahwa pihaknya sementara melakukan penyelidikan dan berupaya mengumpulkan bukti bukti yang menguatkan.

"Terlapor pernah kami amankan, tapi belum cukup bukti, jadi kami lepaskan terduga. Namun kami tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini," katanya

Untuk sementara, kata dia, pihaknya sudah mengambil barang bukti berupa pakaian yang dikenakan oleh pelaku saat kejadian itu.

"Ini sudah sedikit singkong, karena terduga mengakui mengenakan pakaian saat itu, sama seperti yang dilihat oleh korban," tambahnya.

Lebih jauh iya menjelaskan, bahwa pada celana yang dikenakan oleh terduga terlihat seperti ada darah, namun itu belum bisa dipastikan, karena harus melalui pemerikasaan laboratorium forensik (Labfor).

"Barang bukti itu sudah kami bawa ke Labfor, insya Allah hari Jum'at sudah keluar hasilnya," pungkasnya.