Dilarang Main Game, Remaja 16 Tahun di India Tembak Mati Ibunya
Pelaku sendiri diketahui memang kecanduan game. Alasannya ia membunuh karena dirinya marah diminta untuk berhenti.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Seorang remaja berusia 16 tahun di Lucknow, ibu kota negara bagian Uttar Pradesh, India, menembak mati ibunya karena dilarang main game. Ia menembak menggunakan pistol ayahnya yang seorang militer.
Ayah merupakan seorang personel militer Angkatan Darat India. Saat kejadian ayahnya sedang melakukan dinas.
Dan parahnya setelah menembaki ibunya sampai meninggal, jasad sang ibu disimpan dalam rumahnya selama tiga hari dan ia menggunakan pengharum ruangan untuk menutupi aroma bau dari jenazah sang ibu.
Kepolisian di Uttar Pradesh mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi pukul 3 pagi waktu setempat. Ibunya ditembak di bagian kepala saat tertidur bersama sang adik. Pelaku pun mengancam adiknya yang berusia 10 tahun untuk tidak memberitahukan aksi pembunuhannya. Namun kini sang adik sudah berada di rumah nenek dan kakeknya.
Pelaku sendiri diketahui memang kecanduan game. Alasannya ia membunuh karena dirinya marah diminta untuk berhenti bermain game dan dituduh telah mencuri uang orang tuanya untuk bermain game.
Bahkan pelaku berbohong dengan mengatakan bahwa yang membunuh ibunya adalah seorang tukang listrik. Kasus ini terungkap setelah sang ayah menelepon istrinya namun tak ada jawaban yang kemudian lapor ke pihak berwajib hingga akhirnya semua terungkap, demikian dilansir dari Gizmochina.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
