Jembatan Penghubung di Kampung Sudda Tak Kunjung Dibangun, Balai Pompengan: Lagi Tahap Asistensi
Keterlambatan konsultan perencana bisa berakibat gagalnya pembangunan jembatan
ENREKANG, PEDOMANMEDIA -Warga Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang keluhkan jembatan penghubung Kota Enrekang-Kampung Sudda belum terealisasi. Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang sudah menyediakan anggaran Rp 35 Miliar yabg bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejak tahun 2021 lalu.
Salah satu warga Sudda, Ilham Tuppu mengaku orang tuanya lahir dan besar di kampung tersebut. Dia juga mengklaim mewakili keluarga besarnya di kampung untuk menyampaikan harapan besar dari warga Sudda agar pembangunan jembatan penghubung tersebut bisa direalisasikan
Ia pun menyayangkan terkait kabar konsultan perencana sangat lamban merevisi atau menghitung ulang sesuai permintaan dari Balai Sungai Besar Wilayah Pompengan Jeneberang.
"Kami mengkhawatirkan keterlambatan konsultan perencana bisa berakibat gagalnya pembangunan jembatan tersebut, sebab waktunya sudah hampir mepet ke akhir tahun 2022. Sehingga para kontraktor akan berpikir panjang jika melihat waktu pelaksanaannya," keluh Ilham.
Terpisah, KPA Jembatan Penghubung Kota Enrekang-Kampung Sudda dan Jembatan Penghubung Temban Galung, Sultan mengungkapkan, bahwa kedua jembatan tersebut sudah rampung dan selesai.
"Alhamdulilah perhitungannya sudah selesai dan rampung dokumennya masuk ke balai. Hari ini Rabu (08/06/2022) jadwal mereka (konsultan perencana jembatan tersebut) ke Balai Sungai Besar Wilayah Pompengan Jeneberang untuk asistensi perbaikannya," beber Sultan.
