Sabtu, 16 April 2022 11:56

Polisi Ukraina Temukan 900 Mayat Warga Sipil di Kiev, Diduga Dibantai Militer Rusia

Kondisi Kota Kiev akibat invasi Rusia. (int)
Kondisi Kota Kiev akibat invasi Rusia. (int)

Tak hanya itu, dia mengatakan, berdasarkan data polisi, sebanyak 95 persen mayat tersebut meninggal karena luka tembak.

KIEV, PEDOMANMEDIA - Otoritas keamanan Ukraina melaporkan telah menemukan lebih dari 900 mayat warga sipil korban pembantaian di sekitar ibu kota Kiev. Ukraina mengindikasikan mereka dieksekusi pasukan Rusia.

Seperti dilansir APNews, Sabtu (16/4/2022), polisi setempat menyebut ada indikasi ratusan mayat itu dieksekusi oleh pasukan Rusia. Bahkan, kebanyakan dari mereka ditembak mati.

Jumlah mayat yang sangat banyak ini muncul tak lama setelah Kementerian Pertahanan Rusia berjanji untuk meningkatkan serangan rudal ke Kiev sebagai tanggapan atas dugaan agresi Ukraina di wilayah Rusia. Peringatan itu muncul usai insiden hilangnya kapal perang Rusia di Laut Hitam, yang menurut pejabat senior pertahanan AS pada hari Jumat memang terkena rudal Ukraina.

Baca Juga

Sementara itu, Kepala Kepolisian daerah Kiev Andriy Nebytov juga mengkonfirmasi temuan ratusan mayat warga sipil tersebut. Dia mengatakan mayat-mayat ditinggalkan di jalan-jalan atau dikuburkan sementara.

Tak hanya itu, dia mengatakan, berdasarkan data polisi, sebanyak 95 persen mayat tersebut meninggal karena luka tembak.

"Akibatnya, kami memahami bahwa di bawah pendudukan (Rusia), orang-orang dieksekusi begitu saja di jalanan," kata Nebytov.

"Lebih banyak mayat ditemukan setiap hari, di bawah reruntuhan dan kuburan massal," tambahnya.

Untuk diketahui, jumlah korban terbesar sempat ditemukan di Bucha. Saat itu, pihak Ukraina menemukan lebih dari 350 mayat.

 

Editor : Muh. Syakir
#Militer Rusia #Warg Sipil Dibantai #Ukraina
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer