TORUT, PEDOMANMEDIA - Pemkab Toraja Utara resmi mengoperasikan pusat data atau Tim Data Center Siangkaran. Hadirnya bank data ini diharapkan menjawab lemahnya inventarisasi data pemda selama ini.
Rapat pembentukan bank data dilaksanakan di ruang pola Kantor Bupati Torut, Senin (04/04/2022). Rapat dihadiri seluruh OPD.
Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang mengatakan, hadirnya Tim Data Centre Siangkaran adalah sebuah langkah maju. Ini akan menjawab kelemahan inventarisasi data Torut selama ini.
"Kita harus memulainya dari nol. Karena kabupaten kita ini memang lemah dalam sistem data. Nah sekarang kita memulai pembenahan," terang Bupati yang akrab disapa Ombas.
Kelemahan data Torut kata Ombas sudah ia wanti-wanti sejak awal pemerintahannya. Banyak data yang tidak sinkron. Sehingga menurutnya, ini memengaruhi capaian program di masyarakat.
"Di Musrenbang Provinsi Sulawesi Selatan terungkap juga bahwa Kabupaten Toraja Utara lemah dari sisi data. Karena itu saya minta OPD kerja dari sekarang. Persiapkan semua data 2021-2022. Saya mau musrenbang 2023 kita masuk nominasi," pinta Ombas.
Ombas menjelaskan, Tim Data Center Siangkaran dibentuk dengan tujuan sebagai pusat data (bank data) di Kabupaten Toraja Utara. Bank data ini akan mencakup seluruh bidang.
Ia menekankan seluruh OPD bertanggung jawab melaporkan data yang valid kepada operator. Ombas mengatakan, OPD akan menjadi sumber data awal. Dan itu sangat menentukan validitas
"Jadi OPD, camat dan semua bagian harus kerja keras memberikan informasi data. Saya minta ini ditangani secara serius. Bagi OPD yang tidak memasukkan data saya warning," tegas Ombas.
Dalam kegiatan itu hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik V Palimbong, Penjabat Sekretaris Daerah Torut Salvius Pasang dan Kepala Badan Pusat Statistik Toraja Utara Joni Matasik.
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026
-
Telan Rp12,3 M, Bupati Frederik Resmikan Jembatan Termahal di Torut