MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar untuk sementara ditutup. Itu terkait setelah ditemukan sejumlah staf DPRD Kota Makassar dinyatakan reaktif dan positif Covid-19.
Kabar lockdown DPRD Makassar ini juga diumumkan humas DPRD Makassar melalui postingan di akun instagram resmi DPRD Makassar, @info_dprd_kotamakassar. Akun tersebut juga mengunggah beberapa foto swab massal staf sekretariat DPRD kota Makassar.
"Penutupan sementara atau lockdown di sekretariat DPRD Makassar berlaku Jumat (18/2/2022) hingga Minggu (20/2/2022). Para staf dan legislator diminta untuk Work From Home (WFH)," tulis @info_dprd_kotamakassar.
Kasubag Humas DPRD Kota Makassar, Taufik Natsir yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata dia, ada 10 orang staf yang terpapar sehingga gedung dewan tersebut lockdown atau ditutup sementara.
Saat ini, kantor DPRD Kota Makassar sedang disterilkan. Pegawai untuk sementara waktu harus menjalani work from home (WFH) atau kerja dari rumah dalam beberapa hari ke depan.
"Hari Senin kita coba buka. Kalau memang masih belum memungkinkan, yang diperpanjang," ucap Taufik, kepada wartawan, Jumat (18/02/2022).
Penulis: Sakti Raja
BERITA TERKAIT
-
Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, DPRD Makassar Minta Sosialisasi Masker Lebih Masif
-
Komisi A DPRD Makassar Ungkap Banyak THM Langgar Izin tapi Tak Ditindak
-
DPRD Makassar Minta Pemkot Segera Terbitkan Edaran Wajib Pakai Masker
-
DPRD Makassar Dorong Isu Pelestarian Budaya jadi Program Prioritas OPD
-
DPRD Makassar Temukan Pelanggaran di THM: Izin Kedaluwarsa-Ada Pengunjung di Bawah Umur