JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberi pernyataan mengejutkan, Selasa siang (10/11/2020). Ia menyebut, KPK akan menahan seorang bupati dengan wali kota pekan depan.
"Kurun waktu 2020 ini kan kita sudah tahan 3 kepala daerah. Pekan depan kita tahan lagi 2 orang. Lihat saja nanti. Ada bupati dan wali kota," ujar Firli melalui kanal Youtube KPK.
Hanya saja Firli tak merinci identitas dua kepala daerah itu, dan terkait kasus apa. Ia menegaskan, KPK saat ini sangat konsen dalam penanganan kasus korupsi di daerah karena banyaknya laporan yang diterima KPK.
"Kita beri perhatian pada kasus korupsi di daerah yang melibatkan kepala daerah. Apalagi menjelang pilkada kita konsen betul," ujarnya.
Karena itu Firli meminta agar kepala daerah berhati hati dalam penggunaan anggaran. Artinya pembangunan harus tetap berjalan namun penggunaan anggaran sebaiknya dikontrol secara akuntabel.
Ia menyebutkan persebaran korupsi di daerah sudah semakin meluas. Dari 34 provinsi, korupsi sudah menyebar di 26 provinsi.
Tercatat sejauh ini sudah 122 orang bupati dan wali kota yang terjerat korupsi. Sementara gubernur ada 21 orang.
BERITA TERKAIT
-
KPK Ingatkan Pejabat Sulbar: Istri-Anak Hidup Mewah Penyebab Korupsi
-
Mengendap 14 Tahun di DPR, Prabowo Diminta Jadikan RUU Perampasan Aset Program 100 Hari
-
KPK Diminta Ambil Alih Kasus Gudang Perumda Air Minum Toraja Utara
-
Aktivis Bongkar Sejumlah Proyek Bermasalah di Wajo, Dorong Pengusutan
-
Polisi Sudah Layangkan Surat, Firli akan Diperiksa sebagai Tersangka Jumat Nanti