Amrin : Senin, 07 Februari 2022 13:51
Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani. (Ist)

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengungkapkan, sudah terlihat ada perbedaan dari koalisi Jokowi-Maru'f di Pilpres 2019 untuk peta koalisi Pilpres 2024. Meski begitu, ada semangat dari koalisi Jokowi-Ma'ruf untuk tetap bersama pasca Pilpres 2024.

"Koalisi partai pendukung pemerintahan Jkw-KMA itu tetap solid dan harus diakui ada semangat untuk tetap bersama pasca 2024 meskipun nanti dalam Pilpres 2024 bisa jadi partai-partai koalisi ini akan berbada dalam soal usungan paslon Pilpres 2024," kata Arsul dilansir dari  merdeka.com, Senin (7/2/2022).

Menurutnya, perbedaan tersebut sudah terlihat dari sekarang ketika sejumlah partai atau para kadernya menyebut capres yang berbeda di ruang publik dan media.

"Kita telah melihatnya misalnya pada Partai Golkar, Gerindra, PKB dan tentu nanti juga PDIP. Yang belum menegaskan (soal capres) selain PDIP adalah Nasdem dan PPP," ungkapnya.

Namun, kata Arsul, terlepas dari siapapun nanti yang diusung masing-masing partai atau koalisinya, ada semangat yang sama diantara partai koalisi bahwa 'legacy' pemerintahan saat ini perlu diteruskan.

"Sehingga kontinuitas arah dan pembangunan negara yang secara bersama-sama saat ini dijalankan bersama," pungkas Arsul.