Senin, 24 Januari 2022 20:09

HIPMI Sulsel Kecam Edy Mulyadi Soal Kalimantan 'Tempat Jin Buang Anak'

Hipmi Sulsel mengecam Edy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan.
Hipmi Sulsel mengecam Edy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan.

HIPMI Sulsel dalam pernyataan sikapnya menyampaikan dukungan penuh terhadap keputusan Presiden Jokowi dalam pemindahan IKN

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan mengecam pernyataan Edy Mulyadi yang menyebut Kalimantan sebagai 'tempat buang anak jin'. Hipmi menilai pernyataan itu berpotensi memecah belah persatuan.

“Terlepas dari pro-kontra yang terjadi di masyarakat, BPD HIPMI Sulsel mengecam segala bentuk tindakan yang tidak mendukung program pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia," terang Ketua Hipmi Sulsel Rahmat Manggabarani, Senin (24/1/2022).

Menurut Rahmat, pembentukan IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara ke Kalimantan Timur adalah salah satu program peningkatan struktur ekonomi Indonesia. Agar setiap provinsi meningkatkan kontribusi dalam menyumbang produk domestic bruto (PDB).

Baca Juga

HIPMI Sulsel dalam pernyataan sikapnya menyampaikan dukungan penuh terhadap keputusan Presiden Jokowi dalam rangka pembentukan dan pemindahan IKN ke Kalimantan. Pusat perekonomian di Jakarta dan pusat pemerintahan di IKN Nusantara.

Kata dia, ini sudah tepat. Dengan begitu beban Jakarta lebih ringan dan tentu pemindahan ibu kota negara ini akan membuat pergerakan ekonomi yang sangat masif.

“Jadi kami kira baiknya tidak ada statement rasis yang bisa memecah belah persatuan bangsa. Kami minta yang bersangkutan segera meminta maaf kepada seluruh warga Kalimantan dan seluruh Bangsa Indonesia,” tambahnya.

Ujaran kebencian untuk menghasut dan menyulut kebencian telah diatur pada Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta tindakan ketika ujaran kebencian telah menyebabkan terjadinya konflik sosial.

Jagat media sosial diramaikan dengan video pernyataan Edy Mulyadi yang disebut sebagai anggota Calon Legislatif (Caleg) dari PKS. Video berdurasi 58 detik diunggah oleh akun @RiuRizki Utomo_ di Twitter.

Meskipun viralnya video Edy Mulyadi dikaitkan sebagai kader PKS namun pernyataan tersebut bersifat personal. Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, menyatakan Edy Mulyadi bukan kader internal PKS dan Edy pernah jadi caleg PKS pada Pemilu 2019, melalui jalur eksternal partai atau nonkader.

Penulis: Elien Marlina

Editor : Muh. Syakir
#Hipmi Sulsel #Pemindahan IKN #Edy Mulyadi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer