Muh. Syakir : Selasa, 18 Januari 2022 08:55
Danny Pomanto

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kota Makassar akan mengumumkan hasil seleksi tenaga kontrak atau Laskar Pelangi, Jumat (21/1/2022) pekan ini. 2.000 peserta memungkinkan dicoret.

"Kita akan mempertimbangkan jumlah kebutuhan di masing-masing OPD. Ada 12.000 yang dibutuhkan. Tapi jika jumlah ini diakomodir seluruhnya akan memberi tekanan pada APBD. Ini jadi beban," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto.

Karenanya kata Danny, memungkinkan dilakukan pengurangan dari jumlah itu. Ia melihat, idealnya rekrutmen maksimal ada di angka 10.000. Artinya, ada 2.000 orang yang harus tersisih.

"Saya lagi bimbang mau putuskan. Kalau saya putuskan 10 ribu berarti ada 2 ribu orang yang menganggur. Kalau saya butuhkan 12 ribu berarti kita tanggung. Akhirnya banyak pekerjaan jalan tidak terlaksana karena beban anggaran lagi ke situ (Laskar Pelangi). Nah inilah susahnya jadi kepala daerah," katanya.

Danny mengatakan, jika 10 ribu tenaga laskar pelangi yang diterima maka ada 2 ribu orang yang terancam tercoret. Tetapi ini harus ditempuh demi efisiensi anggaran.

"Kita paling ideal itu 10 ribu, itu bisa kita hemat anggaran sampai Rp200 miliar. Kalau Rp200 miliar banyak sekali jalanan yang bisa kita perbaiki. Nah jika 10 ribu diterima, yang 2 ribu orang ini menganggur, bagaimana? Ini yang harus dicarikan solusinya," jelasnya.

Danny mengaku dilematis memutuskannya. Tetapi ia harus mengambil keputusan terbaik.

"Tentu ini dikaji baik buruknya. Yang jelas kalaupun akhirnya kita pangkas, harus ada opsi untuk mereka," imbuhnya.