JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi penambahan kasus varian Omicron menjadi 5 orang. Dua kasus baru per Selasa (21/12/2021) adalah pelaku perjalanan luar negeri dari London.
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan 2 kasus tersebut adalah dari 11 orang yang dinyatakan probable dari hasil pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF).
"Saat ini sudah ada tambahan kasus lagi dari 11 kasus probable ada 2 kasus terkonfirmasi positif. Saat ini mereka sedang menjalani karantina di Wisma Atlet, Jakarta," katanya dikutip dari laman resmi Kemenkes, Rabu (22/12/2021).
Sebelumnya, sudah ada tiga kasus positif virus corona varian omicron yang terdeteksi di Indonesia saat ini. Mereka yang terinfeksi antara lain petugas kebersihan Wisma Atlet Kemayoran, dan masing-masing WNI pelaku perjalanan dari Amerika Serikat dan Inggris.
Adanya penambahan ini membuat pemerintah melakukan pengetatan di pintu masuk negara terus diperketat, terutama di perbatasan laut, dan darat. Positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara.
Nadia juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
"Kesadaran diri dan menahan keinginan berpergian harus dilakukan. Menjelang hari natal dan tahun baru alangkah lebih baik tidak melakukan perjalanan. Saya meminta masyarakat untuk bekerja sama mencegah penularan virus COVID-19 dengan menahan diri tidak berpergian," ucapnya.
BERITA TERKAIT
-
Vaksin TBC 'Bill Gates' Diuji Coba di Indonesia, Sudah 2.095 Orang Disuntik
-
Pemkab Mamasa Terima Bantuan Alkes Senilai Rp3 M dari Crisis Centre Kemenkes
-
Kunjungi Lutra, Tim UI Susun Policy Brief Tenaga Kesehatan Terpencil
-
7 Anak Meninggal Gagal Ginjal Akut di RSCM Positif Tercemar EG dan DEG
-
Sudah 99 Anak Meninggal Ginjal Akut, Apotek Diminta Setop Jual Obat Sirup