MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap buronan terduga teroris kasus pengeboman Gereja Katedral Makassar. Ia ditangkap di poros Rappang-Parepare, Sulsel, Senin (6/12/2021) lalu.
“Tim Antiteror Polri menangkap terduga teroris yang identitasnya MS, kelahiran Kediri, profesinya jualan siomai,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, dalam keterangannya, Selasa (14/12/2021).
Dia menerangkan, bahwa terduga pelaku merupakan buronan teroris terlibat dengan pengeboman di Gereja Katedral Kota Makassar yang terjadi pada 28 Maret 2021.
Sejak kejadian itu, MS pun langsung berstatus tersangka hingga masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buronan.
“Tersangka ini memang sudah buronan sejak Maret lalu dan merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD),” jelas Ramadhan.
Seperti diketahui, JAD merupakan kelompok teroris yang berafiliasi langsung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka terlibat dalam sejumlah aksi pengeboman di wilayah Indonesia. Misalnya terakhir ialah bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 2021 ini.
BERITA TERKAIT
-
Kapolri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar Terafiliasi JAD
-
Soal 11 Teroris Ditangkap di Merauke, Polri Duga Berafiliasi ke ISIS
-
Lagi, Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris Jaringan Bom Katedral di Makassar
-
Sudah 18 Terduga Teroris Ditangkap, Termasuk W, Otak Pembuat Bom Katedral
-
Kapolri: Dalang Bom Bunuh Diri Makassar Jaringan Teroris JAD