Minggu, 12 Desember 2021 14:06

Demi Pupuk, Petani di Bone Ikut Vaksinasi

Petani di Bone ikut vaksinasi di kantor desa. (Foto: Abustan Abiy)
Petani di Bone ikut vaksinasi di kantor desa. (Foto: Abustan Abiy)

Petani Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone usai mengikuti Program Vaksinasi

BONE, PEDOMANMEDIA - Masyarakat yang didominasi kalangan petani rela menahan lapar berjam-jam saat antre untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka rela melakukan itu, lantaran takut tidak dilayani pembelian pupuk subsidi jika belum divaksin.

Hal tersebut berhembus di kalangan petani di Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone usai mengikuti Program Vaksinasi di Kantor Desa setempat, Sabtu (11/12/2021).

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku rela tahan lapar berjam-jam saat antre untuk mendapatkan vaksinasi dari Tim Vaksinator. Kata dia, pengaruh adanya informasi ancaman sanksi tidak diberi pupuk subsidi jika tidak ada kartu vaksin.

Baca Juga

"Saya sendiri alami kelaparan (lama sekali antre untuk mendapatkan vaksinasi),"ungkapnya.

Hal senada diungkapkan warga lainnya. Ia menyebut masyarakat antusias divaksin bukan karena kesadaran untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari paparan Covid-19, melainkan ikut vaksin karena takut tidak diberikan pupuk.

"Faktanya masyarakat vaksin bukan karena takut Covid-19, tapi takut tidak kebagian pupuk dan tidak dilayani di Kantor Pemerintahan (termasuk penundaan bantuan)," ungkapnya.

Pantauan PEDOMANMEDIA warga antusias antre menunggu giliran vaksinasi. Bahkan sebagian sempat balik di rumahnya untuk makan, lantaran merasa lapar saat menunggu antrean untuk divaksin, hingga akhirnya kembali lagi untuk mendapatkan vaksin.

Warga berharap dalam pelaksanaan progam vaksinasi berikutnya, agar antrean vaksinasi dapat dikelola secara lebih baik lagi agar pemberian vaksinasi berjalan nyaman dan lebih lancar.

Informasi dihimpun, vaksinasi yang digelar kali ini di Kantor Desa Tea Musu adalah vaksinasi dosis pertama dan kedua oleh Tim Vaksinator dari Puskesmas Ulaweng. Hingga berita ini dirilis belum diketahui berapa total capaian vaksinasi di desa ini.

Diberitakan sebelumnya, Pemda Bone mengejar pencapaian target vaksinasi 70% pada Desember 2021 ini. Hal ini disampaikan Wabup Bone Ambo Dalle saat memimpin rapat koordinasi percepatan vaksinasi Covid-19 di Gedung PKK Bone, belum lama ini.

Ambo Dalle menyebut, jumlah masyarakat Kabupaten Bone yang sudah divaksin masih jauh dari target. Oleh karena itu, ia meminta sinergitas semua pihak agar pada akhir tahun 2021 target masyarakat Bone divaksin capai 70% atau 630 ribu jiwa.

Hingga saat ini, lanjutnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan, masyarakat Bone yang sudah divaksin baru 33 persen atau 210 ribu jiwa dari target vaksin 630 ribu jiwa, jadi masih ada sisa 420 ribuan belum divaksin.

Lebih lanjut Wabup menyebutkan, untuk mencapai target vaksinasi, minimal 12,800 orang divaksin setiap hari di semua wilayah kecamatan hingga akhir 2021. Camat bersama Forkopimcam harus memperhatikan wilayah desa dan kelurahan untuk capai target.

Demikian pula dengan OPD, ditargetkan semua pegawainya baik PNS dan tenaga kontrak semua sudah vaksin termasuk keluarganya.

Ia juga menegaskan, proritas Pemda bersama instansi terkait hingga saat ini yakni pencapaian target vaksinasi Covid-19. Masyarakat Bone yang menolak untuk divaksin, tanpa ada kendala riwayat penyakit, mesti diberikan sanksi berdasarkan Perpres nomor 14 tahun 2021.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Amrin
#Vaksinasi Covid-19 # Pemkab Bone
Berikan Komentar Anda