MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Oknum sekuriti Universitas Negeri Makassar (UNM) yang diduga melakukan pelecehan dengan mengintip dan merekam mahasiswi sedang mandi di hotel telah ditangkap polisi.
Informasi dihimpun, satpam yang bernama Ashar 40 tahun itu ditangkap pihak kepolisian Jajaran Sektor Rappocini, pada Kamis (9/12/2021).
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Arifin mengatakan, bahwa dari hasil interogasi terhadap terduga pelaku nekat mengintip dan merekam mahasiswi mandi di toilet untuk konsumsi pribadi. Selain itu, kata dia, aksi keji itu dilakukan bukan hanya sekali tapi bahkan tiga kali dengan orang berbeda.
"Benar, sudah diamankan, terduga pelaku mengaku kalau aksi itu sudah tiga kali dilakukan dengan merekam. Hasil rekaman itu dia pakai untuk hanya konsumsi pribadi, dan tidak disebar ke mana-mana," ujar Iptu Arifin saat dimintai keterangan, Sabtu (11/12/21).
Polisi berpangkat dua balok itu menyebut, jika terduga pelaku ditangkap di tempat ia bekerja di Hotel La Macca UNM, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulsel.
Selain mengamankan pelaku, petugas kepolisian juga turut menyita barang bukti handphone yang digunakan untuk merekam korban mandi.
"Jadi selain pelaku yang kami tangkap barang bukti berupa HP juga turut diamankan, " terang Iptu Arifin.
Sementara itu, Kepala Humas UNM, Burhanuddin yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, bahwa pihaknya akan menindak tegas oknum-oknum yang akan berbuat keji di kampus pencetak guru itu. Termasuk oknum sekuriti ini pihaknya telah melakukan pemecatan.
"Jadi siapa pun itu, kami tetap tindak tegas siapapun yang melakukan hal-hal yang dapat merusak. Termasuk oknum sekuriti itu ada sanksi yang diberikan yakni dikeluarkan karena dia pegawai honor. Pasti dikeluarkan," terangnya
Dia menerangkan, bahwa posisi kamar mandi yang digunakan mahasiswi tersebut memang benar berada di belakang gedung penginapan. Kemudian awalnya, kata Burhanuddin, kamar mandi tersebut terakhir digunakan oleh mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) dan hanya keadaan darurat saja. Namun, belakangan pihak kampus tak mengetahui jika ada lubang di dalam kamar mandi, sehingga disitu diduga kuat pelaku merekam mahasiswi yang berada di dalam kamar mandi itu.
“Itu toiletnya di luar hotel, bukan di dalam kamar. Posisinya di belakang dekat parkiran pascasarjana. Di situ ada kamar mandi luar, memang hanya darurat itu kamar mandi untuk digunakan, kalau soal lubang itu kami tidak tahu kenapa di kamar mandi itu di lubangi jadi dugaan kami itu dibuat oleh oknum pelaku ini," terang Burhanuddin.
Kasus pelecehan seksual terjadi di Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM). Pelecehan seksual terhadap mahasiswi yang sedang melakukan Pertukaran Pelajar dengan program Mahasiswi Merdeka (PMM) dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbud di Kota Makassar, Sulawesi Selatan(Sulsel).
Sejumlah mahasiswi dari beberapa universitas di Indonesia itu mengaku diintip dan direkam saat berada di toilet di salah satu toilet di hotel La Macca atau Wisma milik kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berada di bilangan Jalan AP Pettarani, Kota Makassar.
Kasus pelecehan seksual ini terkuak saat salah seorang mahasiswi berinisial RN sedang mandi di dalam toilet dan memergoki oknum tersebut melancarkan aksinya.
Dari pengakuan RN, bahwa dirinya waktu itu tengah mandi, dan tiba-tiba kaget melihat adanya kamera handphone merekam aktivitasnya. Sontak, RN pun histeris hingga teriak minta tolong.
"Awalnya saya sedang mandi di kamar mandi wisma itu tiba-tiba saya lihat ada kamera berwarna putih di atas. Jadi saya kaget dan langsung narik pakaian saya untuk ku kenakan kembali," ungkap RN saat menceritakan kejadian yang menimpanya, Kamis (9/12/21).
Usai memergoki aksinya pelecehan oknum itu, lanjut RN, ia pun sontak keluar dari kamar mandi dan melihat terduga pelaku yang langsung kabur.