Senin, 06 Desember 2021 20:08

Proyeksi Silpa Bulukumba, Rp22 M Pengerjaan Fisik tak Terealisasi

Andi Irma Darmayanti
Andi Irma Darmayanti

SiLPA nantinya bersifat tetap kalau sudah ada laporan keuangan. Sekarang ini, masih proses berjalan sampai akhir tahun.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada APBD Kabupaten Bulukumba tahun 2021 dipatok sekitar Rp36 miliar lebih. Dari total dana SiLPA tersebut, ada Rp22 miliar pengerjaan fisik yang tidak terealisasi.

"SiLPA pada kegiatan fisik yang diasumsikan tidak terealisasi sebesar Rp22 miliar," ujar Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bulukumba, Andi Irma Darmayanti, Senin (6/12/2021).

Hanya saja ini baru asumsi dan proyeksi. Masih ada kemungkinan berubah. Apalagi APBD Kabupaten Bulukumba 2022 belum ditetapkan.

Baca Juga

Irma mengungkapkan, SiLPA Badan Bencana dari Pemerintah Pusat sebesar Rp.13.630.000.000. Sementara Dana Insentif Daerah (DID) di Dinas Koperasi UKM, yaitu Rp.428.322.577.

"Sebenarnya DID dinas koperasi ini sejak tahun 2020, tapi ada SiLPA. Kemudian dianggarkan kembali pada 2021. Namun keterbatasan waktu, sehingga tidak terealisasi lagi. Jadi dianggarkan lagi pada 2022," jelasny

Kemudian, lanjut Irma, ada pembiayaan sebesar Rp75 miliar untuk pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Ia juga menuturkan, SiLPA diambil sebagai asumsi kegiatan yang tidak terlaksana di tahun 2021. Selebihnya SiLPA katanya, dari kegiatan yang jelas sumber dananya, tapi tidak terlaksana di tahun 2021.

"Pembiayaan itu kan ada dua jenis. Pertama, SiLPA. Kemudian kedua, Penerimaan Pembiayaan Pinjaman," tambahnya.

Meski begitu, Irma menjelaskan bahwa SiLPA nantinya bersifat tetap kalau sudah ada laporan keuangan. Sebab sekarang ini, masih proses berjalan sampai akhir tahun.

Ia menerangkan untuk Bantuan Tidak Terduga (BTT) tahun 2021 sewaktu refocusing anggaran sudah mengalami penyesuaian waktu perubahan. Sebab itu, lanjutnya, semua kebutuhan sudah dialokasikan di Dinas Kesehatan.

"Yang tersisa di APBD perubahan sejumlah Rp1 miliar lebih dan saat ini belum digunakan," jelasnya.

Irma menjelaskan, realisasi anggaran sudah mencapai sekitar 63 persen dari total APBD Bulukumba tahun 2021. Namun, realisasi ini masih terus berproses hingga di akhir Desember nanti.

"Sampai hari ini sementara masih berjalan. Akhir Desember baru kita lihat capaiannya. Biasanya di akhir tahun banyak realisasi, utamanya infrastruktur," kata Irma.

Sekadar diketahui, pada perubahan APBD Kabupaten Bulukumba tahun 2021, total APBD Rp1.530.905.423.888. Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah perubahan Rp206.579.116.434. Sementara, Pendapatan Transfer Rp1.176.281.617.779. Sehingga, jumlah keseluruhan pendapatan Rp1.454.781.492.384.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Bulukumba #Proyeksi Silpa
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer