BARRU, PEDOMANMEDIA - Seorang pemuda berinisial AM di Barru nekat menganiaya ibu kandungnya menggunakan parang. AM kalap gara-gara permintaannya tak dipenuhi.
Peristiwa ini terjadi tepatnya di Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulsel, Jumat (3/12/2021).
Kapolres Barru, AKBP Liliek TribhawonoIryanto yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut. Kata dia, anak yang menganiaya ibu kandungnya itu kini telah diamankan oleh jajarannya di Kepolisian Sektor (Polsek) Tanete Riaja.
"Benar, terkait adanya peristiwa penganiayaan itu. Pelaku sudah diamankan di Polsek Tanete Riaja," ujar AKBP Liliek saat dimintai konfirmasi via sambung Whatsapp, Jumat (3/12/21) malam.
Kapolsek Tanete Riaja, Iptu Iriansyah menerangkan, bahwa AM melakukan aksi tindak kekerasan itu kepada ibunya dengan menggunakan parang. Namun beruntungnya, sang ibu bisa terselamatkan lantaran saat AM melakukan penganiayaan sisi tajam parang itu menghadap keluar sehingga titip tumpul yang mengenai tubuh sang ibu.
"Untungnya yang mengenai ibu dari pelaku ini bukanlah sisi tajamnya parang itu, tapi punggung parangnya. Jadi seandainya sisi tajamnya yang kena, mungkin kondisi sang ibu ini akan lebih parah lagi," ungkap Iptu Iriansyah.
Dijelaskannya lagi, bahwa penganiayaan tersebut nekat dilakukan AM lantaran adanya permintaan yang tidak terpenuhi dari sang ibu.
"Kebetulah mereka hanya tinggal berdua saja di rumahnya. Terus ini pelaku minta sesuatu tapi ibunya tidak bisa penuhi akhirnya jengkel dan langsung parangi ibunya," katanya.
Usai kejadian itu, kata Iptu Iriansyah, pihaknya pun langsung ke TKP dan mengamankan pelaku.
Kemudian, saat dilakukan pemeriksaan, pelaku (AM) ini ternyata memiliki riwayat gangguan jiwa. Hal itu dibuktikan adanya surat keterangannya dari RS Jiwa.
"Jadi saat kami ke lokasi mengamankan, kita coba bujuk pelaku, kita juga dibantu tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, sambil bujuk pelaku ini, hal itu dilakukan karena ternyata pelaku ini ada riwayat gangguan jiwanya," ungkap Iptu Iriansyah
Saat ini, lanjut dia, pihaknya telah menyerahkan AM ke RSUD Barru untuk kemudian dirujuk ke RS Dadi Kota Makassar. Sementara, sang ibu kini telah dilarikan ke Puskesmas Lisu untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Pelaku sudah kami bawa ke RSUD Barru nanti segera dirujuk ke RS Dadi Makassar," terangnya
Lebih jauh, Iptu Iriansyah juga mengaku siap memberi pendampingan kepada AM jika dibutuhkan untuk pengawalan dari pihak kepolisian.
"Kalaupun nanti membutuhkan pendampingan pihak kepolisian ke Makassar, maka kita siap mengawalnya," tambahnya.