JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Austria memberlakukan lockdown total usai negara itu kembali dihantam badai Corona empat pekan terakhir. Lockdown di Austria diberlakukan 10 hari ke depan.
Otoritas setempat mengumumkan seluruh aktivitas sosial dan bisnis dihentikan. Lockdown memungkinkan diperpanjang jika dalam 10 hari situasi terus memburuk.
Dilaporkan, tempat-tempat berkerumun seperti bar, restoran, kafe, tempat cukur, bioskop dan toko non esensial tidak boleh buka dalam 10 hari ke depan. Pasar Natal yang baru saja buka, juga ditutup. Hotel tidak boleh menerima turis baru setelah lockdown diberlakukan.
"Ini adalah situasi ketika kita harus bereaksi sekarang," kata Menteri Kesehatan Wolfgang Mueckstein kepada ORF TV, dikutip dari Reuters.
"Lockdown, cara yang relatif keras, palu godam, adalah satu-satunya cara mengurangi angka infeksi di sini," jelasnya.
Pekan lalu, Austria sudah menerapkan lockdown khusus bagi yang belum vaksin. Namun karena laju infeksi tidak menurun, lockdown kini diperluas untuk semuanya.
Lockdown di Austria menjadi warning bagi Indonesia untuk tetap mempertahankan prokes. Vaksin dinilai tak menjamin bisa menekan laju Corona terhenti.
Apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, mobilitas warga meningkat. Momentum Nataru menjadi salah satu yang paling dikhawatirkan.
BERITA TERKAIT
-
Dua Kali Terinfeksi, Presiden Joe Biden Dinyatakan Negatif Corona
-
3 Hari Sembuh, Biden Positif Corona Lagi, Ahli Bilang tak Biasa
-
Menkes Beri Alarm: Kepulangan Jemaah Haji Bisa Picu Gelombang Corona
-
Muncul Gelombang Baru Corona, Kota Xi'an China Lockdown Lagi
-
Jawa Diamuk Corona Lagi, Satgas Wanti-wanti Sulsel-Kalimantan