Serang SMAN 3 Makassar, Dua Pemuda Diringkus Polisi
Motifnya mereka menyerang karena memiliki masalah dendam, cemburu bahkan ingin melakukan pemalakan terhadap pelajar.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Dua orang pemuda yang membawa senjata tajam jenis busur diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Mamajang. Mereka diduga telah melakukan penyerangan terhadap siswa di SMAN 3 Makassar, Rabu (17/11/2021) kemarin.
Informasi diperoleh, kejadian itu bermula saat siswa SMAN 3 telah memasuki jam pulang sekolah tiba-tiba datang sekelompok pemuda langsung mengancam menggunakan anak panah (busur) dan melakukan pelemparan ke arah sekolah.
Kapolsek Mamajang AKP Mariana Taruk Rante yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku penyerangan terhadap SMAN 3 Makassar.
"Pelaku penyerangan yang kami amankan ada dua orang. Mereka kami amankan dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV di TKP hingga dilakukan penyisiran di lokasi," ujar AKP Mariana saat dimintai konfirmasi Kamis (18/11/2021).
Dia menerangkan, bahwa kejadian itu bermula saat para siswa SMAN 3 Makassar sudah pulang sekolah. Tiba-tiba sekelompok remaja datang dan menyerang hingga melakukan pelemparan ke sekolah tersebut.
"Jadi kelompok remaja ini tiba-tiba datang dan melakukan pelemparan baru dan busur ke arah sekolah para siswa pun akhirnya berhamburan," ujar AKP Mariana.
Usai kejadian itu, kata dia, pihak Kepolisian Sektor Mamajang yang mendapat informasi penyerangan itu langsung turun ke lokasi melakukan pembubaran dan penyisiran.
Alhasil, dua remaja pun akhirnya kepergok dan digeledah hingga didapat membawa anak panah dan ketapel.
"Jadi dari hasil penyisiran itu ditemukan 2 orang remaja inisial MA (14) seorang pelajar dan RS (16) bukan pelajar mereka tertangkap tangan membawa anak panah dan ketapel di dalam tas hingga pinggang kedua pemuda tersebut,” ujar AKP Mariana
Dari hasil pemeriksaan, kedua remaja yang diamankan mengaku terlibat dalam penyerangan itu. Mereka juga mengaku jika keterlibatannya dalam penyerangan itu dikarenakan adanya motif cemburu salah seorang dari kelompok mereka.
"Jadi keduanya telah mengakui ikut dengan rekannya untuk menyerang. Motifnya mereka menyerang karena memiliki masalah dendam, cemburu bahkan ingin melakukan pemalakan terhadap pelajar yang hendak pulang sekolah," terang AKP Mariana.
Hingga kini, kedua remaja itu telah diamankan di Mapolsek Mamajang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan untuk mengejar para pelaku lain yang terlibat.
