JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia masih ada, baik yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung, Polri, KPK, maupun Mahkamah Agung.
Dari survei Indonesia Development Monitoring (IDM) yang digelar pada 4 Oktober sampai 16 Oktober 2021, Kejagung menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya.
"Tingkat kepercayaan publik kepada Kejaksaan Agung lebih tinggi dibandingkan lembaga-lembaga penegak hukum lainnya, yakni mencapai 79,2 persen, 16,2 persen mengaku kurang atau tak percaya, dan 4,6 persen responden tidak menjawab," kata Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel sebagaimana yang dilansir RMOL, Kamis (4/11/2021).
Posisi kedua ditempati Polri dengan tingkat kepercayaan 73,4 persen responden, 20,9 persen lainnya menyatakan tidak percaya dan sebanyak 5,7 persen tidak menjawab.
Kemudian utuk KPK, lanjut Fahmi, sebanyak 62,8 persen responden menyatakan percaya terhadap lembaga antirasuah itu.
"Sedangkan 33,1 persen responden mengaku kurang atau tak percaya, dan 4,1 persen sisanya tak memberi penilaian," lanjutnya.
Untuk Mahkamah Agung, sebanyak 62,3 persen responden sangat dan cukup percaya. 32,3 persen responden menyatakan kurang atau tidak percaya. Selebihnya 5,4 persen warga tidak memberi penilaian.
Survei IDM dilakukan pada 4 Oktober sampai 16 Oktober 2021 dengan melibatkan 1.680 responden yang dipilih secara acak.
Margin of error survei ini sebesar 2,4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
BERITA TERKAIT
-
Kejagung Tahan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit di Kalbar
-
Kejagung Raup Rp1 T dalam Lelang Aset Sitaan Kasus Korupsi, Kursi Firaun juga Terjual
-
Kejagung: BPK Bukan Satu-satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
-
Surati Kejagung, Laksus Minta Kasus Korupsi Bibit Nanas di Kejati Sulsel jadi Atensi
-
Mutasi Kejagung, Sutikno jadi Kajati Jawa Barat