TORUT, PEDOMANMEDIA - Bawaslu Toraja Utara mengaku tak tahu soal realisasi belanja anggaran hibah Rp 10 miliar. Anggaran hibah ini bersumber dari Pemkab Torut.
Ketua Bawaslu Torut Andarias Duma saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/10/2020) mengatakan, ia tidak tahu soal realisasi anggarannya. Namun ia mengakui nilai anggaran hibah itu besarannya Rp 10 miliar.
"Anggaran hibah dari pemda kemarin itu Rp 10 miliar. Tetapi pengalokasian anggaran itu jelas ada di korsek (koordinator sekretaris)," katanya.
Menurutnya, ia tak bisa merinci berapa yang telah terealisasi. Soal detailnya yang tahu adalah korsek.
Andarias menyebutkan komisioner Bawaslu khusus honor dari APBN. Anggaranya lebih banyak untuk honor.
Sementara itu, Sekretaris Bawaslu Adriana Padang yang dikonfirmasi terpisah menyebutkan, sekitar 80 persen anggarannya ke kecamatan. Ia mengatakan tidak tahu soal realisasi anggarannya.
"Saya tidak tahu. Bendahara yang tahu itu. Kalau mau bertanya bersurat saja secara resmi," ketusnya.
BERITA TERKAIT
-
Warga Soroti Program Bedah Rumah dan Sanitasi di Toraja Utara: Tak Tepat Sasaran
-
IMB-Amdal Lalin Bermasalah, Pemkab Torut Segel Sejahtera Mart
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML