Amrin : Sabtu, 23 Oktober 2021 17:25
Bendera China (Foto: Int)

BEIJING, PEDOMANMEDIA -Pemerintah China mengatakan tidak ada ruang untuk kompromi atau konsesi atas masalah Taiwan.

Tanggapan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berkomitmen untuk mempertahankan Taiwan jika diserang.

"Ketika menyangkut masalah yang berkaitan dengan kepemilikan dan integritas teritorial China dan kepentingan inti lainnya, tidak ada ruang bagi China untuk berkompromi atau membuat konsesi," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin, dilansir dari Associated Press, Sabtu (23/10/ 2021).

"Tidak ada yang meremehkan tekad kuat, kemauan keras, dan kemampuan kuat rakyat China untuk membela kedaulatan nasional dan integritas teritorial," kata Wang. 

Wang menegaskan kembali klaim lama China bahwa pulau itu adalah wilayahnya. Beijing pun diketahui baru-baru ini meningkatkan ancamannya untuk membawa Taipei di bawah kendalinya dengan paksa jika perlu. 

"Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah China. Masalah Taiwan murni urusan asing China yang tidak mendukung intervensi," kata Wang. 

Komentar sehari sebelumnya dipandang sebagai upaya perluasan ambiguitas strategi yang dipertahankan Amerika Serikat mengenai cara menanggapi serangan terhadap Taiwan. 

Wang menegaskan Amerika Serikat harus berhati-hati dengan kata-kata dan tindakannya tentang masalah Taiwan.

"Tidak mengirim sinyal yang kepada pasukan separatis kemerdekaan Taiwan, agar tidak merusak hubungan China-Amerika Serikat secara serius dan perdamaian dan salah di Selat Taiwan," ujarnya. 

Sedangkan juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan bahwa Biden tentang Taiwan tidak menawarkan untuk membuat perubahan dalam pendekatan. 

"Yang bisa saya sampaikan kepada Anda adalah bahwa kebijakan kami tidak berubah. Dia tidak bermaksud untuk menambahkan perubahan kebijakan, dia juga tidak akan membuat keputusan untuk mengubah kebijakan kami," ujarnya.