MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - BNI Wilayah 07 bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel menjalin sinergitas untuk membuka peluang ekspor bagi UMKM. Program ini bagian dari terobosan Xpora yang digagas BNI.
"Dengan layanan dan program BNI Xpora, pelaku usaha UMKM yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan dapat memperoleh informasi terkait akses jaringan di pasar ekspor luar negeri," terang Wakil Pemimpin BNI Wilayah 07 Bagus Ardani Sutoyo, Kamis (9/9/2021).
Komitmen bersama BNI dan Disperindag disepakati dalam pertemuan Pemimpin BNI Wilayah 07 Hadi Santoso dengan Kepala Disperindag Ashari Fakhsirie Radjamilo pada Agustus lalu. Dalam program itu, BNI memperkenalkan program Xpora.
Dikatakan Hadi, program Xpora adalah wujud komitmen BNI untuk menjadi 'one stop solution' dengan memberikan solusi dan layanan komprehensif bagi pelaku usaha UMKM yang ingin mengembangkan bisnisnya menuju UMKM Go Global. BNI dalam program ini memberi kelebihan layanan berupa kemudahan akses layanan transaksi perbankan dan kebutuhan permodalan, peningkatan kapabilitas SDM dan akses jaringan serta pemasaran hingga keluar negeri.
Sebagai tindak lanjut pertemuan itu, Rabu 8 September 2021, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri I Dewa Nyoman Mahendrajaya bersama beberapa pelaku UMKM binaan Disperindag Sulsel mengunjungi BNI Xpora. Mereka disambut oleh Wakil Pemimpin BNI WIlayah 07 Bagus Ardani Sutoyo.
Selanjutnya dilakukan komunikasi dengan Deputi General Manager BNI KCLN Hongkong Riki Nurdiansah. Komunikasi secara virtual itu dibahas berbagai hal terkait kemudahan melakukan ekspor melalui program XPORA.
Bagus mengatakan, fasilitas BNI Xpora dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas bisnis UMKM. Dengan program ini, UMKM akan mudah mengakses layanan terkait ekspor dan membantu pengembangan UMKM di Sulawesi Selatan.
"Harapan kita dengan program untuk dapat go global, go ekspor, go digital dan go productive serta mengembangkan bisnis berbasis digital dan cashless," tambah Bagus Ardhani.
I Dewa Nyoman Mahendrajaya menambahkan, fasilitas ekspor dari BNI memudahkan akses pasar internasional bagi pelaku usaha UMKM. Lewat program ini UMKM bisa berkontribusi dalam peningkatan ekspor di Sulsel.
"Dimana pada masa pandemi saat ini terjadi pertumbuhan angka ekspor sebesar 11,6%," imbuhnya.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Ajak HIPMI Kolaborasi Dongkrak Daya Saing UMKM
-
Makassar Siap Wujudkan Koperasi dan UMKM jadi Tulang Punggung Perekonomian
-
Pemerintah Naikkan PPN 12% Tahun Depan, Bisa Pukul Sektor UMKM
-
50 Pelaku UMKM di Luwu Utara Ikuti Sosialisasi Kerjasama Retail Modern
-
Didorong Lebih Kompetitif, 35 UMKM Wajo Dilatih Sistem E-Katalog