Pasien Negatif Di-Covid-kan RS Fatima Tator, Keluarga: Nda Punya Hati
Keluarga pasien kecewa karena hasil pemeriksaan di RS Fatima disembunyikan. Pihak keluarga tidak menerima hasil pemeriksaan tertulis
TATOR, PEDOMANMEDIA - Anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja Kristain HP Lambe mendesak Kementerian Kesehatan RI melakukan evaluasi terhadap RS Fatima Makale, Tana Toraja. Kristian menyoroti sikap tertutup RS terkait meninggalnya seorang pasien yang divonis Covid-19.
"Jadi begini ada keluarganya almarhum Simon hubungi saya katanya beliau diduga Covid-19 di RS Fatima Makale. Keluarga kecewa karena Covidnya dipaksakan. Hasil tes swabnya negatif," ketus Kristian, Senin (16/8/2021).
Kristian mengatakan, keluarga pasien juga kecewa karena hasil pemeriksaan di RS Fatima disembunyikan. Pihak keluarga tidak menerima hasil pemeriksaan secara tertulis.
"Kita minta niat baiknya RS Fatima Makale agar dalam waktu dekat melakukan konferensi pers terkait dengan Pak Simon, dan melakukan permintaan maaf, begitu pun dengan oknum perawatnya yang diduga teledor dalam pemeriksaannya agar diberikan sanksi oleh pihak rumah sakit, kalau tidak maka kita berharap agar pihak Kementerian Kesehatan RI turun tangan dan melakukan evalusi kinerja terhadap RS Fatima Makale," ujarnya.
Sementara itu salah satu keluarga almarhum Simon dari Kelurahan Burake Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja atas nama JRgsta didinding FB-nya menuliskan, Simon diduga kuat dipaksalkan jadi pasien Covid-19 oleh pihak RS Fatima Makale. Pihak keluarga juga menunjukan bukti-bukti bahwa Simon negatif Covid.
"Betul2 ini rukah sakit ndak ada hati!!!," tulisnya.
Ia juga menulis curhatan lainnya. Ia membeberkan kronologi masuknya pasien, hasil swab dan sikap RS yang terkesan tak peduli.
"Om Simon masuk di rs dengan keadaan munta2 diswab hasil negatif dan di rawat di bangsal umum bersama beberapa pasienx - beberapa hari di rawat di Rs Fatima Makale tiba2 om simon hilang kesadaran dan mininggal. Kami pihak keluarga sangat terpukul apa lah daya Tuhan berkehendak lain. Di sini yg membuat kami marah kenapa om kami dinyatakan Covid dengan tidak adanya bukti pemeriksaan dan dan hasil lab sama sekali -singkat cerita keluarga kami minta semua hasil pemeriksaan lab dari om kami tapi tdk ada 1 pun yg diberikan dan 1 dokter bilang hasil akan keluar 3 hari ke depan trus atas dasar apa dan pegangan apa kalian bisa memvonis om Simon sebagai pasien Covid??? Karena kami warga yg taat akan peraturan pemerinta jadi kami mengikuti semua protokol kesehatan yg ada dengan berat hati - bayangkan saja om kami dikubur begitu saja tdk ada ibadah pelepasan apa pun kasian. Dan sekarang tiba saatnya hasilnya keluar dan hasilnya NEGATIF WOO111NEGATIF . .. Mana pertanggung jawaban Rs Fatima mana dokter yang kemarin dgn bangganya bilang om Simon Covid mna kalian semua kenapa diam seribu bahasa? ?? Pertanggung jawabkan dengan apa yang kalian buat! !!! tulisnya lagi.
Sampai berita ini naik belum ada konfirmasi dari pihak RS Fatima Makale. PEDOMANMEDIA sudah berusaha menghubungi direktur RS Fatima Makale dr Vicky Henoch Kandou melalui sambungan seluler miliknya, namun tidak direspons.
