Bupati Wajo Ungkap Obsesi Jadi Pengekspor Daging Sapi Terbesar Sulsel
Salah satu program kerja Pemkab Wajo adalah menjadikan Wajo sebagai pengekspor daging sapi. Ini adalah 1 di antara 25 program yang ada.
WAJO, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kabupaten Wajo tengah menjajaki berbagai strategi agar bisa menjadi pengekspor daging sapi terbesar di Sulawesi Selatan. Salah satunya mendorong warga menggeluti pengembangan penggemukan sapi.
Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, prospek itu bukan tanpa alasan. Sebab Wajo memang memiliki potensi lahan untuk pengembangan sapi potong.
"Kita memiliki potensi ke arah sana. Sekarang kita berupaya mendorong warga agar lebih banyak menggeluti penggemukan sapi," jelasnya saat meninjau lokasi penggemukan sapi potong di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Rabu (14/7/2021).
Menurutnya, salah satu program kerja Pemkab Wajo adalah menjadikan Kota Sutra (sebutan lain untuk Wajo) sebagai daerah pengekspor daging sapi. Ini adalah 1 di antara 25 programnya dalam menjalankan pemerintahan di Wajo selama lima tahun.
Sekadar diketahui, penggemukan yang dikembangkan di Desa Arajang dikelola tiga kelompok dengan sistem bergulir. Merupakan binaan PT Energy Equity Epic Sengkang (EEES) melalui dana corporate social responsibility (CSR). Selain penggemukan, kelompok ini juga menghasilkan pupuk organik dan bio gas.
"Kami berharap pola kemitraan ini dapat dikembangkan. Selain nilai ekonominya tinggi, juga dapat membuka lapangan kerja," beber Amran Mahmud.
Pemkab Wajo juga berterima kasih kepada PT EEES atas alokasi anggaran CSR yang dialihkan kepada warga Desa Arajang untuk pengembangan usaha penggemukan dan pengembangan bio gas.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
