Jusrianto : Sabtu, 10 Juli 2021 19:30
Danny saat diperiksa Satgas Detektor Covid-19.

MAKASSAR, PEDOMAN MEDIA - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto geram dengan adanya sejumlah Lurah dan Camat di Kota Makassar yang tidak mendukung penanganan Covid-19 (Makassar Recover). Atas perbuatan itu, Danny berencana untuk memecat sejumlah camat dan lurah.

"Insya Allah, Minggu depan saya pasti pecat Lurah dan Camat. Pasti saya pecat, pasti saya pecat," kata Moh Ramdhan Pomanto saat diwawancarai wartawan, Sabtu (10/7).

Danny mengatakan banyak lurah dan camat yang tidak mendukung program Makassar Recover yang sementara diupayakan berjalan.

"Saya kira, banyak Lurah dan Camat yang menyampaikan ketidak dukungannya terkait Makassar Recover," jelasnya.

Bahkan, Danny tidak tanggung-tanggung menyebutkan bahwa Camat dan Lurah yang akan dipecat berjumlah 30 orang. Hal ini dilakukan karena mereka tak mengirim tim dari kecamatannya untuk mengikuti program pelatihan Makassar Recover, padahal telah diminta jauh-jauh hari sebelumnya.

"Jadi sekitar 30-anlah (camat-lurah dipecat). Insyaallah saya akan selesaikan. Sudah cukup waktu, sudah cukup sosialisasi, sudah cukup contoh perlihatkan dan tidak berubah, saya akan eksekusi," ungkapnya.

Meski Lurah dan Camat tidak memberikan dukungannya terhadap Makassar Recover, tetapi pihaknya telah menerjunkan Satgas Detektor untuk mencari masyarakat yang terpapar virus corona tersebut.

"Satgas sudah turun mencatat dulu, kalau ada yang sudah berciri, langsung di testing PCR ataupun Antigen," tegasnya.